Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Fakir dan Miskin dalam Ajaran Islam

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fakir dan miskin. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fakir dan miskin. Foto: Unsplash

Dalam Islam, fakir dan miskin adalah golongan yang berhak menjadi penerima zakat. Keduanya juga dianggap sebagai golongan yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar bisa keluar dari kondisi sulit.

Meski keduanya berhak menerima bantuan, sebenarnya fakir dan miskin bukanlah satu golongan. Perbedaan fakir dan miskin bahkan bisa dilihat dari kondisi ekonominya.

Fakir adalah orang yang tidak memiliki harta dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya, sedangkan miskin adalah orang yang memiliki harta tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

Untuk mengetahui perbedaan fakir dan miskin dalam ajaran Islam secara lebih rinci, simak terus uraian artikel di bawah ini hingga tuntas.

Perbedaan Fakir dan Miskin

Ilustrasi fakir dan miskin. Foto: Pixabay

Mengutip buku Fikih Zakat Klasik dan Kontemporer karya Dr. Atep Hendang Waluya, S.Th.I., M.E.I, fakir dan miskin termasuk dalam delapan golongan penerima zakat yang disebut asnaf. Adapun perbedaan fakir dan miskin, di antaranya:

1. Definisi

  • Fakir: Orang yang tidak memiliki harta dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya

  • Miskin: Orang yang memiliki penghasilan, tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Kondisi Ekonomi

  • Fakir: Sangat membutuhkan bantuan karena tidak mampu mencukupi kebutuhan dasar.

  • Miskin: Masih bisa berusaha, tetapi pendapatan yang diperoleh tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

3. Contoh

  • Fakir: Orang tua yang tidak memiliki pekerjaan, anak yatim yang tidak mendapat bantuan, atau seseorang yang lumpuh dan tidak bisa bekerja.

  • Miskin: Buruh harian dengan upah rendah, pedagang kecil yang penghasilannya pas-pasan, atau pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu.

Baca Juga: Menurut QS Al Baqarah 183 Apa Tujuan Utama Diwajibkannya Puasa?

Cara Membantu Fakir dan Miskin

Ilustrasi fakir dan miskin. Foto: Pixabay

Membantu fakir dan miskin adalah bentuk kepedulian yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sebagai seorang Muslim, berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membantu fakir dan miskin:

1. Memberikan Zakat, Infak, dan Sedekah

Dalam Islam, zakat wajib diberikan ke fakir dan miskin agar mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, infak dan sedekah juga dapat membantu mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

2. Program Bantuan Sosial

Banyak lembaga sosial dan pemerintah yang menyediakan bantuan berupa:

  • Bantuan pangan dan kebutuhan dasar.

  • Beasiswa untuk anak-anak miskin agar tetap bisa bersekolah.

  • Program pelatihan keterampilan agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.

3. Memberikan Peluang Kerja atau Modal Usaha

Membantu fakir dan miskin tak hanya dengan memberikan bantuan finansial, tetapi juga dengan memberikan kesempatan kerja atau modal usaha agar mereka bisa mandiri secara ekonomi.

(NDA)