3 Tujuan Jepang Membentuk Putera sebagai Organisasi di Indonesia

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada masa awal kedatangannya, Jepang menjelaskan bahwa perang melawan sekutu akan dimenangkan oleh pihak Jepang. Oleh karena itu, Jepang menjanjikan akan membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Bangsa Belanda. Adapun Jepang membentuk beberapa organisasi di Indonesia, salah satunya adalah Putera (Pusat Tenaga Rakyat). Tujuan Jepang membentuk putera adalah menggerakkan tenaga rakyat untuk membantu Jepang dalam aksi militernya. Namun, perjuangan itu bertentangan dengan harapan Jepang. Kemudian Putera dijadikan alat perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Melalui Putera, para pejuang membangkitkan semangat seluruh rakyat Indonesia. Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai Putera, salah satu organisasi yang dibentuk pada masa pendudukan Jepang.
Mengenal Putera, Organisasi pada Masa Pendudukan Jepang
Dikutip dari buku Horizon Ilmu Pengetahuan Sosial 5B Kelas 5 Sekolah Dasar yang ditulis oleh Sudjatmoko Adisukarjo & Rini Ningsih (2007: 23), Jepang mendirikan organisasi Putera pada tanggal 9 Maret 1943. Organisasi tersebut dipimpin oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K. H. Mas Mansyur, yang kemudian dikenal dengan “Empat Serangkai”. Tiga tujuan Jepang membentuk putera adalah:
Menggerakkan tenaga rakyat untuk membantu Jepang dalam aksi militernya.
Menghimpun kembali kekuatan rakyat yang telah dihancurkan Belanda sebelumnya, agar rakyat Indonesia dapat membantu Jepang di perang Asia Pasifik atau Perang Dunia II.
Membujuk kaum nasionalis dan intelektual agar menyumbangkan tenaga dan pikirannya kepada pemerintah Jepang.
Walaupun tujuan awal Jepang mendirikan organisasi Putera adalah untuk menarik simpati masyarakat Indonesia, namun Putera justru digunakan untuk memelihara perjuangan bagi kemerdekaan Indonesia oleh para pemimpin Indonesia. Organisasi Putera hanya dijadikan sebagai kedok agar aktivitas kaum nasionalis Indonesia tidak dikekang oleh Jepang.
Melihat perkembangan Putera yang memberikan banyak dampak terhadap semangat kebangsaan pemuda Indonesia, maka Jepang kemudian membubarkan organisasi ini pada tahun 1944. Tujuan Jepang membentuk putera adalah menggerakkan tenaga rakyat untuk membantu Jepang dalam aksi militernya. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
