Konten dari Pengguna

4 Pakaian Adat NTT yang Khas berbagai Acara Adat

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pakaian adat ntt. Sumber: Unsplash/Samrat Khadka
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pakaian adat ntt. Sumber: Unsplash/Samrat Khadka

Nusa Tenggara Timur atau NTT terkenal dengan keindahan alamnya seperti Labuan Bajo, dan juga kekayaan budaya, salah satunya pakaian adat NTT yang khas.

NTT memiliki busana tradisional yang berbeda-beda, motif, warna, dan aksesorisnya. Keunikan inilah, yang membuat pakaian adat di sana sering dikenakan dalam berbagai acara adat.

Inilah 4 Pakaian Adat NTT yang Khas

Ilustrasi pakaian adat ntt. Sumber: Unsplash/kateryna Hliznitsova

Dikutip dari Buku Mengenal Rumah Adat, Pakaian Adat, Tarian Adat, dan Senjata Tradisional, Tim Penulis, (hal. 40), pakaian adat wanita NTT berbahan kain tenun diselempangkan di bahu. Berikut adalah beberapa pakaian adat NTT yang khas dan asal daerahnya.

1. Pakaian Adat Suku Rote

Suku Rote memiliki pakaian adat yang mudah dikenali, karena penggunaan topi khas berbentuk seperti tanduk yang disebut Ti’l Langga. Topi terbuat dari daun lontar, yang membuatnya tahan lama.

Laki-laki biasanya mengenakan kemeja putih, selimut tenun ikat yang disampirkan di bahu, serta Ti’l Langga di kelapa.

Sedangkan, perempuan memakai kain tenun ikat bermotif khas Rote dengan kebaya dan aksesoris.

2. Baju Adat Suku Sabu

Suku Sabu merupakan suku yang berasal dari Pulau Raijua NTT. Baju adat di sini menampilkan kain tenun dengan warna gelap, bermotif sederhana namun tegas.

Pria memakain selimut tenun dengan ikat kepala, dan perempuan mengenakan kain sarung dan selendang khas Sabu, beserta hiasan rambut dari perak.

3. Baju Adat Suku Sikka

Baju adat ini memiliki pengaruh dari budaya luar, yaitu Bugis, China, Portugis, India, dan Belanda. Untuk pria, pakaian adat terdiri dari kemeja dengan bentuk leher bulat.

Sedangkan untuk perempuan, pakaian adat Suku Sikka mengenakkan Labu Liman Berun adalah penutup badang dengan bentuk seperti kemeja berlengan panjang.

4. Baju Adat Suku Manggarai

Baju adat dari Suku Manggarai dikenal dengan kain Songke. Kain menjadi pakaian wajib yang digunakan para wanita Suku Manggarai dengan pemakaiannya seperti menggunakan sarung.

Kain Songke didominasi dengan warna hitam, melambangkan kebesaran dan keagungan. Kain ini juga memiliki beberapa motif dengan makna berbeda-beda.

Itulah empat pakaian adat NTT yang khas yang menunjukkan kayanya warisan budaya di daerah ini. Setiap baju adat menyimpan identitas suku yang mengenakannya. (NOV)

Baca juga: 3 Situs Sejarah NTT, Kekayaan Budaya dan Jejak Peradaban yang Mengagumkan