Konten dari Pengguna

4 Usaha Technopreneurship di Bidang Manufaktur dan Rekayasa Konstruksi Kapal

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh usaha technopreneurship di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal. Foto: Unsplash/Shaah Shahidh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh usaha technopreneurship di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal. Foto: Unsplash/Shaah Shahidh

Manufaktur adalah salah satu industri yang banyak dipilih para pengusaha. Namun hanya ada beberapa saja yang memiliki peluang usaha yang besar. Misalnya saja contoh usaha technopreneurship di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal.

Sebab, bidang yang satu ini cukup dibutuhkan. Di sisi lain, bidang ini tidak terlalu populer dengan usaha lainnya membuat peluang usaha semakin besar.

Contoh Usaha Technopreneurship di Bidang Manufaktur dan Rekayasa Konstruksi Kapal

Ilustrasi contoh usaha technopreneurship di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal. Foto: Unsplash/Arina Bondar

Adapun contoh usaha technopreneurship di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal yang dikutip dari buku Dasar-Dasar Teknik Konstruksi Kapal SMA/MA Kelas X Semester 1 oleh Danang Kurniawan (2022), yakni:

1. Jasa Drafter Manufaktur dan Konstruksi Kapal

Jasa drafter manufaktur dan konstruksi kapal saat ini dapat dilakukan secara online tidak harus bertatap muka. Komunikasi dapat dilaksanakan secara virtual dan melalui media lainnya.

Dalam bidang ini dibutuhkan keterampilan desain 2D ataupun 3D serta penguasaan media komunikasi visual yang dapat menunjang pekerjaan tersebut.

2. Jasa Perancangan dan Rekayasa Konstruksi Kapal

Saat ini cukup banyak perusahaan yang menyediakan layanan jasa perancangan dan rekayasa konstruksi. Sebagian besar perusahaan tersebut memasarkan produk jasa mereka melalui online.

Seperti jasa drafter manufaktur dan konstruksi kapal, jasa perancangan dan rekayasa konstruksi membutuhkan keterampilan dalam desain 2D ataupun 3D serta kemampuan analisis dan perencanaan yang baik.

3. Borong Kerja (Subkontraktor)

Saat ini dalam manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal setiap pekerjaan dapat didukung oleh pihak ketiga. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat dan meminimalkan risiko pekerjaan.

Dalam bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal, cukup banyak perusahaan yang menawarkan diri untuk menjadi pihak ketiga atau subkontraktor dengan spesifikasi pekerjaan yang bervariatif.

Contohnya subkontraktor docking–undocking kapal, sand blasting, replating, cleaning, dan subkontraktor bidang pengelasan.

4. Pemasaran Kapal

Saat ini dalam memasarkan produk terdapat media-media sosial, media jual beli, ataupun web yang dapat memfasilitasi jual beli secara online atau offline. Seperti halnya e-commerce yang dapat digunakan sebagai media pemasaran dengan sangat mudah.

Baca Juga: Pengertian Technopreneur, Karakteristik, Tujuan, dan Contohnya

Itulah penjelasan singkat tentang contoh usaha technopreneurship di bidang manufaktur dan rekayasa konstruksi kapal. Setelah mengetahuinya, apakah tertarik untuk terjun dalam bidang yang satu ini?(MZM)