Konten dari Pengguna

4 Zat Makanan yang Tidak Perlu Dicerna Terlebih Dahulu oleh Tubuh Manusia

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi zat makanan yang tidak perlu dicerna oleh tubuh. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi zat makanan yang tidak perlu dicerna oleh tubuh. Foto: Pixabay

Sistem pencernaan manusia berfungsi untuk mengolah makanan agar zat gizinya dapat diserap oleh tubuh. Namun, tak semua zat makanan perlu melalui pencernaan terlebih dahulu.

Alasannya karena beberapa zat gizi dapat langsung diserap tubuh manusia tanpa perlu dipecah atau dicerna terlebih dahulu. Lalu, apa saja zat tersebut?

Zat makanan yang tidak perlu dicerna terlebih dahulu oleh tubuh adalah vitamin, mineral, air, dan beberapa jenis monosakarida (gula sederhana). Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Zat Makanan yang Tidak Perlu Dicerna Terlebih Dahulu oleh Tubuh Adalah Ini

Ilustrasi zat makanan yang tidak perlu dicerna oleh tubuh. Foto: Pixabay

Dijelaskan dalam buku Fisiologi Manusia dan Metabolisme Zat Gizi oleh Novita Wijayant, zat makanan yang tidak perlu dicerna adalah nutrisi yang dapat langsung diserap oleh usus tanpa melalui pemecahan enzimatis dalam sistem pencernaan.

Biasanya, zat ini sudah dalam bentuk sederhana sehingga dapat langsung masuk ke aliran darah dan digunakan oleh tubuh. Zat-zat tersebut meliputi:

1. Vitamin

Merujuk laman Medical News Today, vitamin adalah senyawa organik yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil untuk berbagai fungsi metabolisme.

Vitamin tidak menghasilkan energi, tetapi berperan penting dalam berbagai proses biologis tubuh. Vitamin terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan kelarutannya, yaitu:

  • Vitamin larut air (Vitamin B kompleks dan Vitamin C) = Diserap langsung oleh usus halus tanpa perlu mencernanya; Dibawa melalui aliran darah dan digunakan oleh tubuh; Tidak disimpan dalam tubuh dalam jumlah besar, sehingga kelebihan akan dikeluarkan melalui urine.

  • Vitamin larut lemak (Vitamin A, D, E, dan K) = Memerlukan bantuan lemak untuk penyerapannya; Diserap melalui usus halus dan disimpan dalam jaringan lemak atau hati.

2. Mineral

Mineral adalah zat anorganik yang berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, seperti pembentukan tulang, keseimbangan cairan, dan fungsi saraf.

Dikutip dari laman MidelinePlus, Mineral tidak perlu dicerna karena sudah berbentuk ion yang bisa langsung diserap oleh tubuh melalui dinding usus halus.

Mineral diserap secara langsung ke dalam darah tanpa harus melalui proses enzimatis seperti protein, lemak, atau karbohidrat kompleks. Beberapa contoh mineral penting antara lain:

  • Kalsium (Ca) = Penting untuk kesehatan tulang dan gigi.

  • Besi (Fe) = Diperlukan untuk produksi hemoglobin dalam darah.

  • Sodium (Na) dan Kalium (K) = Berperan dalam keseimbangan elektrolit dan fungsi saraf.

  • Zinc (Zn) = Mendukung sistem kekebalan tubuh dan penyembuhan luka.

Baca Juga: Perbedaan Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit dalam Darah

3. Air

Menurut Britanica, air adalah zat yang terdiri dari unsur kimia hidrogen dan oksigen, serta dapat ditemukan dalam benda berbentuk gas, cair, ataupun padat.

Dalam tubuh manusia, air tidak perlu dicerna. Begitu masuk ke dalam sistem pencernaan, air langsung diserap oleh usus halus dan usus besar ke dalam aliran darah. Fungsi air bagi tubuh manusia, yaitu:

  • Membantu transportasi zat gizi dan oksigen ke sel-sel tubuh.

  • Mengatur suhu tubuh melalui keringat.

  • Mendukung pencernaan dan metabolisme.

  • Membantu membuang limbah melalui urine dan keringat.

4. Monosakarida (Gula Sederhana: Glukosa dan Fruktosa)

Monosakarida adalah jenis karbohidrat paling sederhana yang terdiri dari satu molekul gula. Merujuk laman News-Medical, Contoh monosakarida yang dapat langsung diserap oleh tubuh meliputi:

  • Glukosa = Sumber energi utama bagi tubuh.

  • Fruktosa = Ditemukan dalam buah-buahan dan madu.

  • Galaktosa = Ditemukan dalam susu.

Monosakarida langsung diserap oleh dinding usus halus tanpa perlu dipecah oleh enzim. Setelah diserap, glukosa masuk ke aliran darah dan dibawa ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi.

Namun, karbohidrat kompleks seperti pati dan disakarida (misalnya sukrosa dan laktosa) harus dicerna terlebih dahulu menjadi monosakarida sebelum bisa diserap.

(NDA)