Konten dari Pengguna

Perbedaan Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit dalam Darah

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sel darah manusia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sel darah manusia. Foto: Pixabay

Sel darah manusia terbagi menjadi tiga komponen utama, yakni eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit (keping darah).

Tiap komponen sel darah tersebut memiliki struktur, fungsi, dan karakteristik yang berbeda, tetapi semuanya berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.

Artikel di bawah ini akan membahas secara lengkap perbedaan eritrosit, leukosit, dan trombosit dalam sistem peredaran darah manusia.

Pengertian Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit

Ilustrasi sel darah manusia. Foto: Pixabay

Berdasarkan informasi yang dituliskan dalam Buku IPA Terpadu: Ilmu Pengetahuan Alam Kurikulum 2013 SMP Kelas VIII oleh Rinawati, berikut pengertian eritrosit, leukosit , dan trombosit.

  • Eritrosit (Sel Darah Merah) = Sel darah yang berfungsi utama dalam mengangkut oksigen dan karbon dioksida melalui hemoglobin. Sel ini memiliki warna merah karena kandungan hemoglobin yang tinggi.

  • Leukosit (Sel Darah Putih) = Bagian dari sistem imun yang berfungsi untuk melawan infeksi dan penyakit. Sel darah putih ini bertindak sebagai pertahanan tubuh terhadap bakteri, virus, dan zat asing lainnya.

  • Trombosit (Keping Darah) = Fragmen sel yang berperan dalam pembekuan darah untuk mencegah pendarahan berlebihan saat terjadi luka.

Baca Juga: Perbedaan Foot dan Leg dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit

Ilustrasi sel darah manusia. Foto: Pixabay

Untuk lebih memahami perbedaan eritrosit, leukosit, dan trombosit, berikut rincian perbandingan ketiga jenis sel darah tersebut yang dikutip dari buku Biologi : - Jilid 2 oleh Diah Aryulina, dkk.

Fungsi

  • Eritrosit = Mengangkut oksigen dan karbon dioksida.

  • Leukosit = Melawan infeksi dan menjaga sistem imun.

  • Trombosit = Membantu dalam pembekuan darah.

Bentuk

  • Eritrosit = Cakram bikonkaf (pipih di tengah).

  • Leukosit = Tidak beraturan (bervariasi).

  • Trombosit = Kecil dan berbentuk tidak teratur.

Jumlah Normal

  • Eritrosit = 4,7 hingga 6,1 juta sel per mikroliter (pria), 4,2 hingga 5,4 juta sel per mikroliter (wanita).

  • Leukosit = 4.000 hingga 11.000 sel per mikroliter.

  • Trombosit = 150.000 hingga450.000 keping per mikroliter.

Warna

  • Eritrosit = Merah karena hemoglobin.

  • Leukosit = Tidak berwarna, bening.

  • Trombosit = Tidak berwarna.

Inti Sel

  • Eritrosit = Tidak memiliki inti sel.

  • Leukosit = Memiliki inti sel.

  • Trombosit = Tidak memiliki inti sel.

Masa Hidup

  • Eritrosit = 120 hari.

  • Leukosit = 13 hingga 20 hari.

  • Trombosit = 8 hingga 10 hari.

Tempat Produksi

  • Eritrosit = Sumsum tulang belakang.

  • Leukosit = Sumsum tulang belakang dan jaringan limfoid.

  • Trombosit = Sumsum tulang belakang.

Jenis

  • Eritrosit = Tidak memiliki subtipe.

  • Leukosit = Neutrofil, Limfosit, Monosit, Eosinofil, Basofil.

  • Trombosit = Tidak memiliki subtipe.

Peran dalam Penyakit

  • Eritrosit = Kurangnya eritrosit menyebabkan anemia.

  • Leukosit = Kurangnya leukosit menyebabkan imun lemah, sementara jumlah berlebih dapat menunjukkan infeksi atau leukemia.

  • Trombosit = Jumlah rendah menyebabkan gangguan pembekuan darah (trombositopenia).

(NDA)