Konten dari Pengguna

5 Cara Berkomunikasi dengan Lansia secara Efektif

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Berkomunikasi dengan Lansia. Sumber: Unsplash/Leah Hetteberg
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Berkomunikasi dengan Lansia. Sumber: Unsplash/Leah Hetteberg

Cara berkomunikasi dengan lansia secara efektif sangat penting untuk dipahami, terutama bagi yang sering berinteraksi dengan lansia. Seiring dengan bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami berbagai perubahan.

Perubahan-perubahan tersebut bisa memengaruhi proses komunikasi. Jika tidak dipahami dengan baik, hal tersebut bisa menghambat komunikasi dengan lansia.

Cara Berkomunikasi dengan Lansia

Ilustrasi Cara Berkomunikasi dengan Lansia. Sumber: Unsplash/Georg Arthur Pflueger

Mengutip dari Komunikasi Dalam Keperawatan II, Nurwidiyanti, dkk (2023:15-16), lanjut usia adalah kelompok umur yang sudah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. WHO membagi lansia menjadi 4 kelompok sebagai berikut.

  • Middle age (usia pertengahan): 45-59 tahun

  • Elderly (lanjut usia): 60-74 tahun

  • Old (lanjut usia tua): 75-90 tahun

  • Very old (usia sangat tua): lebih dari 90 tahun

Masalah yang terjadi dalam komunikasi dengan lansia berhubungan dengan kemunduran fungsi fisik, mental, sosial, kondisi penyakit, dan sebagainya. Keterbatasan ini bisa menyebabkan komunikasi menjadi terhambat.

Bagaimana cara berkomunikasi dengan lansia secara efektif? Berikut adalah beberapa caranya.

1. Pastikan Suasananya Nyaman

Sebisa mungkin, hindari untuk melakukan percakapan di tempat yang tidak nyaman atau berisik. Suasana yang kurang nyaman bisa membuat lansia kesulitan untuk fokus. Selain itu, akan lebih baik jika berbicara dengan berhadapan sehingga lansia bisa melihat ekspresi lawan bicaranya.

2. Dengarkan Lansia

Ketika berbicara dengan lansia, dengarkan apa yang mereka katakan dengan baik. Usahakan untuk tidak menyela pembicaraan mereka. Dengarkan apa yang disampaikan oleh lansia dan setelah mereka selesai bicara, lawan bicara bisa memberikan tanggapan atau pendapat kepada lansia.

3. Jangan Memberi Saran Kecuali Jika Diminta

Beberapa lansia kesulitan untuk menerima saran atau nasihat dari orang yang lebih muda dari dirinya. Karena itu, hindari memberikan saran kepada para lansia, kecuali jika lansia tersebut yang meminta saran.

4. Terima Pendapat Lansia

Lansia biasanya memiliki pemikiran yang berbeda dengan orang-orang yang jauh lebih muda. Sebisa mungkin terimalah pendapat atau nasihat dari lansia. Selalu hormati pendapat mereka walaupun merasa tidak setuju dengan pendapat tersebut.

5. Bicara dengan Suara Agak Keras

Beberapa lansia ada yang memiliki masalah pendengaran. Oleh karena itu, sedikit keraskan volume suara ketika berbicara dengan lansia. Dengan begitu, apa yang akan disampaikan bisa terdengar jelas dan tidak terjadi kesalahpahaman.

Baca juga: Ruang Lingkup Pekerjaan sebagai Caregiver untuk Lansia

Pahami cara berkomunikasi dengan lansia tersebut agar bisa berbincang dengan efektif. Semoga bermanfaat. (KRIS)