5 Contoh Gaya Gesek dalam Kehidupan Sehari-hari dan Penjelasannya

·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam fisika, gaya gesek adalah gaya yang timbul akibat adanya gesekan antara dua buah permukaan benda yang saling bersentuhan. Ada banyak contoh gaya gesek yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip buku Bahas Tuntas 1001 Soal Fisika SMP Kelas VII, VIII, IX oleh Arif Alfatah, dkk., (2014: 57), besar gaya gesek bergantung pada kekasaran permukaan sentuh. Semakin kasar suatu permukaan, semakin besar gaya gesek yang timbul, dan sebaliknya.
Gaya gesek dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan cara diperbesar ataupun diperkecil. Dalam kehidupan sehari-hari, gaya gesek memiliki beragam manfaat. Untuk mengetahui contoh dan manfaat gaya gesek, simak pembahasan berikut.
Contoh dan Manfaat Gaya Gesek
Contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan banyak manfaat bagi manusia. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:
1. Kaki dengan Lantai
Kita dapat berjalan di lantai karena timbulnya gaya gesekan pada sepatu dengan lantai. Dengan adanya gaya tersebut, maka kita tidak akan tergelincir ketika berjalan.
2. Permukaan Aspal dengan Roda Kendaraan
Permukaan aspal dibuat agak kasar bukan tanpa alasan. Hal ini untuk menghindari adanya kemungkinan mobil mengalami slip saat berjalan di atasnya.
3. Rem dengan Peleg
Contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari yang berikutnya terjadi pada rem yang terdapat pada sepeda, motor, ataupun mobil.
Rem dimanfaatkan untuk menghentikan gerak roda kendaraan. Gesekan pada rem dengan peleg mampu menghambat laju kendaraan.
4. Tangan yang Digosok
Contoh gaya gesek yang berikutnya yaitu gaya gesek yang ditimbulkan saat kita menggosokkan kedua tangan secara cepat. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan suhu tubuh alias menghangatkan badan.
5. Amplas dan Kayu
Gaya gesek yang diakibatkan oleh amplas pada kayu membuat permukaan kayu menjadi lebih halus. Amplas banyak digunakan oleh pengrajin kayu dalam membuat meubel.
Baca Juga: Gaya: Pengertian, Contoh dan Jenis-jenisnya
Macam Gaya Gesek
Secara umum, gaya gesek dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetik. Berikut penjelasannya:
1. Gaya Gesek Statis
Pada saat benda dalam keadaan diam, gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek statis. Jadi, gaya gesek statis adalah gaya gesekan yang bekerja pada saat benda belum bergerak.
Contoh gaya gesek statis adalah saat kita mencoba mendorong meja yang berada di lantai. Pada awalnya, meja akan sulit bergerak karena adanya gaya gesek statis antara permukaan meja dan permukaan lantai.
Gaya gesek statis ini akan menghalangi gerakan meja sampai gaya dorongan yang kita berikan melebihi gaya gesek statis tersebut. Setelah gaya dorongan melebihi gaya gesek statis, meja akan mulai bergerak.
2. Gaya Gesek Kinetik
Pada saat benda dalam keadaan bergerak, gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek kinetik. Jadi, gaya gesek kinetik adalah gaya gesekan yang bekerja pada saat benda bergerak.
Contoh gaya gesek kinetik adalah meja yang dalam keadaan diam diberi gaya dorong, sehingga meja bergerak, menyebabkan gaya gesek statis yang bekerja antara permukaan meja dan permukaan lantai berubah menjadi gaya gesek kinetik.
Gaya gesek kinetik ini akan memperlambat gerakan meja. Semakin besar gaya gesek kinetik yang bekerja, semakin lambat gerakan meja tersebut.
Umumnya, gaya gesek kinetik bergantung pada beberapa faktor, seperti jenis permukaan yang bersentuhan, kekasaran permukaan, dan gaya tekan yang diberikan.
Cara Memperkecil Gaya Gesek
Cara memperkecil gaya gesek antara lain dengan menghaluskan permukaan kedua benda yang bergesekan atau melicinkan permukaan benda dengan menggunakan bahan tertentu.
Semakin halus dan licin suatu permukaan benda yang akan bergesekan, maka semakin kecil pula gaya gesek yang terjadi.
Dikutip dari Ilmu Pengetahuan Alam IPA Kelas 5 Sekolah Dasar oleh Tim Sains Quadra (2007: 29), ada beberapa cara memperkecil gaya gesek yang bisa dilakukan, yaitu:
Memakai pelumas, seperti oli, lilin, dan vaselin
Memakai bedak atau tepung kanji
Menaruh benda di atas roda-roda
Memisahkan kedua permukaan yang bersentuhan dengan udara
Memperhalus permukaan benda
Sementara itu, adapun beberapa contoh upaya memperkecil gaya gesek, di antaranya:
Memberikan pelumas atau oli pada rantai sepeda. Dengan pemberian pelumas pada rantai sepeda, gaya gesek antara rantai sepeda dengan gir menjadi lebih kecil. Sehingga, rantai bisa lebih cepat berputar dan sepeda pun dapat berjalan lebih kencang.
Menggunakan benda yang permukaannya bulat untuk mengangkat benda-benda yang berat. Misalnya, untuk memindahkan kardus yang berat, kita dapat menggunakan kayu gelondongan. Hal ini bertujuan memperkecil gaya gesek antara kardus dan lantai.
Meletakkan keset antara lemari dan lantai untuk mempermudah saat memindahkan lemari. Hal ini agar gaya gesek antara lemari dan lantai dapat diperkecil.
Contoh Gaya Gesek yang Merugikan
Gaya gesek dapat memberikan manfaat dan kerugian dalam kehidupan sehari-hari. Kerugian dari gaya gesek adalah menghambat gerak benda tertentu hingga dapat menimbulkan kerusakan.
Dikutip dari Dunia IPA Ilmu Pengetahuan Alam 5B Semester oleh H. Panut, dkk., (2004: 12), berikut adalah beberapa contoh gaya gesek yang merugikan.
1. Gaya Gesek Dapat Memboroskan Energi
Gaya gesek dapat menghambat gerak, sehingga memboroskan energi. Contohnya gaya gesek antara udara dan pembalap sepeda sehingga pembalap sepeda harus mengeluarkan tenaga yang lebih besar untuk dapat melaju.
2. Gaya Gesek Dapat Mengikis Benda
Contoh gaya gesek yang dapat mengikis benda adalah ban mobil yang bergesekan dengan jalan. Akibatnya ban mobil akan lebih cepat licin (gundul) sehingga perlu diganti.
3. Gaya Gesek Dapat Menimbulkan Panas Berlebihan
Gaya gesek antara bagian mesin mobil dan kopling menimbulkan panas yang berlebihan, sehingga mesin mobil cepat rusak.
Baca Juga: Mengenal Rumus Gaya Gesek dan Pengaruhnya Terhadap Gaya Benda
Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan
Gaya gesek juga dapat memberikan keuntungan dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat gaya gesek yang diperoleh misalnya menghasilkan panas, daya kikis, dan daya hambat.
Adapun beberapa contoh gaya gesek yang menguntungkan, yaitu:
1. Gaya Gesek Dapat Menghasilkan Panas
Gaya gesek dapat menghasilkan panas yang bermanfaat. Misalnya gaya gesek bisa menghangatkan badan ketika menggosokkan kedua belah tangan.
2. Gaya Gesek Dapat Menghaluskan Benda
Gaya gesek dapat mengikis benda sehingga menjadikan permukaan benda lebih halus. Contohnya gaya gesek yang ditimbulkan ampelas terhadap kayu membuat kayu menjadi halus.
3. Gaya Gesek Mencegah Benda Tergelincir
Gaya gesek dapat mencegah benda tergelincir, misalnya gaya gesek antara alas sepatu dengan lantai membuat kaki tidak tergelincir. Tanpa ada gaya gesek, kita tidak dapat berjalan karena lantai licin.
Demikian beberapa contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari yang sering terjadi di sekitar kita. Gaya gesek dalam ilmu fisika tentu tidak hanya bisa menjadi teori, tetapi sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan nyata.
(DLA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan gaya gesek?

Apa yang dimaksud dengan gaya gesek?
Gaya gesek adalah gaya yang timbul akibat adanya gesekan antara dua buah permukaan benda yang saling bersentuhan.
Apa saja macam-macam gaya gesek?

Apa saja macam-macam gaya gesek?
Gaya gesek dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetik.
Apa itu gaya gesek kinetik?

Apa itu gaya gesek kinetik?
Gaya gesek kinetik adalah gaya gesekan yang bekerja pada saat benda bergerak.
