5 Dampak Negatif Tidak Adanya Pemahaman Keragaman dalam Masyarakat Indonesia

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keragaman merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat terhindarkan oleh bangsa Indonesia. Seperti yang kita tahu, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keragaman suku, budaya, adat, dan agama. Lalu, apa dampak negatif tidak adanya pemahaman keragaman dalam masyarakat Indonesia?
Pemahaman mengenai keragaman bangsa Indonesia perlu diedukasikan oleh para generasi di masa kini. Sejak kecil, kita perlu memperoleh pendidikan mengenai keragaman bangsa, sehingga kita dapat saling menghargai satu sama lain.
Dampak Negatif Tidak Adanya Pemahaman Keragaman dalam Masyarakat Indonesia
Mengutip buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 4 oleh Christiana Umi (2020: 252), ada beberapa dampak negatif tidak adanya pemahaman keragaman dalam masyarakat Indonesia. Beberapa dampak negatif tersebut yaitu sebagai berikut:
Memicu terjadinya konflik, baik konflik antarsuku, ras, maupun agama.
Memicu perpercahan atau disintegrasi bangsa yang terjadi karena konflik sosial dalam kehidupan masyarakat. Misalnya dalam lingkup ras, suku, ekonomi, status sosial, hasil kebudayaan dan lain-lain.
Dalam diri masyarakat tertanam sikap etnosentrisme atau perasaan yang memandang budaya milik sendiri lebih baik dari budaya dari masyarakat yang lain. Sikap ini rentan memicu perpecahan antarkelompok.
Memudarnya semangat nasionalisme karena tidak ada rasa persatuan antarmasyarakat
Menghambat pembangunan dan pemerataan sarana dan prasarana yang dilakukan oleh pihak swasta maupun pemerinta
Sikap yang Perlu Dikembangkan dalam Menghadapi Keragaman Bangsa
Seperti yang kita tahu, pemahaman mengenai keanekaragaman bangsa perlu ditanamkan sejak dini, sehingga ketika dewasa tidak akan mudah tersulut oleh isu-isu yang dapat memecah belah bangsa. Keragaman ini perlu disikapi sebagai suatu kekayaan sekaligus kelebihan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Indonesia termasuk salah satu Negara yang memiliki paling banyak suku, adat, dan bahasa di seluruh dunia. Hal ini merupakan aset berharga yang perlu dijaga, dirawat dan disyukuri oleh bangsa Indonesia. Konflik yang berkepanjangan antarmasyarakat hanya akan membawa kerugian bagi bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, sikap dan rasa saling memiliki harus dimiliki oleh setiap individu. Sikap nasionalisme juga perlu dikembangkan agar kita dapat menyikapi perbedaan secara bijak. Dengan begitu, maka dampak negatif tidak adanya pemahaman keragaman dalam masyarakat Indonesia tidak akan terjadi.
(DLA)
