5 Hal yang Mengurangi Pahala Puasa dan Cara Menghindarinya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa di bulan Ramadan merupakan ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Namun, ada beberapa hal yang dapat mengurangi pahala puasa, meskipun tidak sampai membatalkan ibadah tersebut.
Agar ibadah ini semakin berkah, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui hal yang mengurangi pahala puasa dan cara menghindarinya. Berikut penjelasannya masing-masing.
Hal yang Mengurangi Pahala Puasa
Merujuk buku Kitab Fikih Sehari-Hari Mazhab Syafi'i karya A.R Shohibul Ulum dan sumber lainnya, berikut beberapa hal yang dapat mengurangi pahala puasa.
1. Berbohong dan Berkata Kasar
Salah satu perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa adalah berbohong. Begitu juga dengan berkata kasar, mencela, atau mengumpat orang lain.
Meskipun secara teknis puasa tetap sah, tetapi perbuatan ini dapat mengurangi pahala ibadah tersebut. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:
"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya yang sekadar meninggalkan makan dan minum." (HR. Bukhari)
Cara menghindarinya:
Berlatih untuk selalu berkata baik dan jujur.
Menahan diri dari amarah dengan memperbanyak zikir.
Jika tergoda untuk berkata buruk, lebih baik diam.
2. Gibah dan Namimah (Menggunjing dan Mengadu Domba)
Gibah (menggunjing) dan namimah (mengadu domba) adalah dua kebiasaan buruk yang dapat mengurangi pahala puasa. Menggunjing berarti membicarakan keburukan orang lain di belakangnya, sementara mengadu domba bertujuan memecah belah orang.
Allah SWT berfirman, yang artinya: "Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?" (QS. Al-Hujurat: 12).
Cara menghindarinya:
Mengontrol pembicaraan agar tidak menyinggung keburukan orang lain.
Fokus pada amal ibadah seperti membaca Al-Qur'an.
Menjaga pergaulan dengan orang-orang yang membawa pengaruh positif.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Ngantuk saat Puasa yang Efektif
3. Marah dan Bertengkar
Marah yang tidak terkendali bisa menjadi penyebab hilangnya pahala puasa. Dalam hadis riwayat Imam Malik, Rasulullah SAW mengajarkan bahwa jika seseorang mengajak bertengkar, hendaknya kita berkata: "Sesungguhnya aku sedang berpuasa."
Cara menghindarinya:
Latih kesabaran dan kendalikan emosi.
Menghindari situasi yang dapat memancing emosi.
Memperbanyak istigfar agar hati lebih tenang.
4. Membuang Waktu dengan Hal yang Tak Bermanfaat
Banyak orang menghabiskan waktu puasa dengan kegiatan yang kurang bermanfaat, seperti bermain gim secara berlebihan, menonton film tanpa batas, atau sekadar bermalas-malasan tanpa beribadah.
Ini bukanlah perbuatan yang membatalkan puasa, tetapi bisa mengurangi pahalanya. Cara menghindarinya:
Mengisi waktu dengan ibadah, seperti membaca Al-Qur'an atau salat sunah.
Melakukan aktivitas produktif seperti belajar atau bekerja.
Menghindari kegiatan yang hanya membuang waktu.
5. Lalai dalam Salat dan Ibadah Lainnya
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga meningkatkan ibadah lainnya, terutama salat. Jika seseorang berpuasa tetapi lalai dalam salat atau ibadah lainnya, nilai puasanya berkurang. Cara menghindarinya:
Menjaga salat lima waktu dengan tepat waktu.
Memperbanyak ibadah sunah seperti tarawih dan tadarus Al-Qur'an.
Menghindari kebiasaan menunda-nunda salat.
(NDA)
