Konten dari Pengguna

5 Manfaat Memenuhi Janji dalam Islam dan Dalilnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Manfaat Memenuhi Janji dalam Islam. Sumber Unsplash/Andrew Petrov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Manfaat Memenuhi Janji dalam Islam. Sumber Unsplash/Andrew Petrov

Menjadi manusia yang selalu bisa menepati janjinya memang tidak mudah. Namun, terdapat manfaat memenuhi janji dalam Islam yang perlu diketahui umat muslim.

Janji adalah suatu ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan seseorang untuk berbuat sesuatu. Janji juga dapat diartikan sebagai pengakuan yang mengikat terhadap suatu ketentuan yang harus ditepati atau dipenuhi.

5 Manfaat Memenuhi Janji dalam Islam menurut Al-Quran dan Hadist

Ilustrasi Manfaat Memenuhi Janji dalam Islam. Sumber Unsplash/Ashkan Forouzani

Dalam agama Islam, menepati janji memiliki beberapa keutamaan yang tercantum dalam Al-Quran dan hadist. Diambil dari buku Sejarah Kebudayaan Islam MI Kelas V, Yusak Burhanudin, Ahmad Fida (2021:115), 5 manfaat memenuhi janji dalam Islam adalah sebagai berikut.

1. Tergolong dalam Manusia Berakal

Orang yang memenuhi janji akan digolongkan ke dalam manusia berakal. Hal ini tercantum dalam firman Allah Swt dalam QS. Ar-Ra'd (13) ayat 19-20 sebagai berikut.

افَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ اعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُوا الْأَلْبَابِ . الَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَلَا يَنقُضُونَ الْمَيْثَاقَ الرعد [۱۳] : ١٩-٢٠)

Artinya, "Maka apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan Tuhan kepadamu adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta?

Hanya orang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran. (yaitu) Orang yang memenuhi janji Allah, dan tidak melanggar perjanjian".

2. Jalan Menuju Surga

Meskipun terlihat sederhana, tetapi menepati janji adalah salah satu jalan menuju surga. Seperti yang tercantum dalam QS. Al-Mu'minun (23) ayat 8-11 sebagai berikut.

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمْنَتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَعُوْنَ وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ أُولَئِكَ هُمُ الْوَرِثُونَ أُولَئِكَ هُمُ الْوَرِثُونَ الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَلِدُوْنَ

Artinya: "Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya, serta orang yang memelihara shalatnya.

Mereka itulah orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya (Al-Mu'minün [23]:8-11)".

3. Bukan Golongan Orang Munafik

Orang yang suka ingkar janji termasuk golongan orang yang munafik. Hal itu sebagaimana hadis berikut ini.

Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu apabila berkata ia berdusta, apabila berjanji ia ingkar, dan apabila dipercaya (diberi amanah) ia berkhianat. (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Termasuk Golongan Orang Bertakwa

Allah Swt. berfirman dalam QS. Ali Imran (3) ayat 76 sebagai berikut.

بَلَى مَنْ أَوْلَى بِعَهْدِ وَاتَّقَى فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ (آل عمران (٣): ٧٦﴾

Artinya: "Sebenarnya barang siapa menepati janji dan bertakwa, maka sungguh Allah mencintai orang-orang yang bertakwa (QS. Ali Imran (3) ayat 76).

5. Tidak Dimintai Pertanggungjawabannya di Dunia dan Akhirat

Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Isra' (17) ayat 34 sebagai berikut.

وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا

Artinya: "Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai dia dewasa. Dan penuhilah janji, karena janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya (QS. Al-Isra' (17) ayat 34).

Baca juga: Bahaya Jika Seseorang Mengingkari Janji Menurut Ajaran Islam

Demikian 5 manfaat memenuhi janji dalam Islam. Pentingnya menepati janji bahkan tercantum dalam dalil Al-Quran dan hadist.(DK)