Konten dari Pengguna

5 Syair Cinta yang Memikat Pembacanya dari Sastrawan Terkenal di Dunia

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syair Cinta, Foto: Dok. thegorbalsla
zoom-in-whitePerbesar
Syair Cinta, Foto: Dok. thegorbalsla

Syair berasal dari Bahasa Arab yang artinya puisi atau sajak. Syair dalam kesusastraan Indonesia merupakan puisi lama yang terdiri dari empat baris per bait, punya rima a-a-a-a, dan barisnya merupakan isi yang tidak selesai dalam satu bait karena digunakan untuk bercerita.

Puisi memang memiliki daya magis tersendiri karena selalu menghadirkan kejutan menarik. Gubahan dari para penyairnya membuat seseorang masuk dalam dunia imajinasinya dengan keindahan bahasa dan kedalaman makna yang tertuang dalam larik yang mampu memikat dan menggetarkan hati seseorang.

Puisi juga terkadang diidentikan dengan romantisme, bahkan dijadikan sebagai senjata ampuh untuk menyatakan rasa cinta karena kata-katanya bermajas indah.

Berikut dibawah ini petikan puisi dari penyair dunia yang bisa membuat pembacanya terpukau dan terpikat.

Syair "Pada Suatu Hari Nanti” oleh Sapardi Djoko Damono

pada suatu hari nanti

suaraku tak terdengar lagi

tapi di antara larik-larik sajak ini

kau akan tetap kusiasati

pada suatu hari nanti

impianku pun tak dikenal lagi

namun di sela-sela huruf sajak ini

kau tak akan letih-letihnya kucari

Syair “I am Afraid” oleh William Shakespeare

Kau bilang kau suka hujan,

tapi kenapa kau membuka payungmu ketika hujan

Kau bilang kau suka matahari,

tapi kenapa kau mencari tempat berteduh ketika matahari bersinar

Kau bilang kau suka angin,

tapi kenapa kau menutup jendelamu ketika angin bertiup

Inilah yang aku takutkan

kau mengatakan kau juga mencintai aku.

Syair “Your Laughter” oleh Pablo Neruda

tawa yang tersangkut di malam

pada hari, pada bulan,

tawa yang berpantul-pantul di jalan-jalan di pulau ini

tawa pada bocah ceroboh yang mencintaimu

tawa berkelebat saat aku memejam dan membuka mata

tawa ketika langkahku maju, ketika langkahku surut

mengingkari tarikan nafas, udara, sinar, semi, tapi

jangan pernah ambil tawamu

atau aku akan binasa

Syair “Love” oleh Khalil Gibran

Oh Cinta, yang tangan lembutnya mengekang keinginanku

Meluapkan rasa lapar dan dahaga akan marwah dan kebanggaan,

Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku

Memakan roti dan meminum anggur

Menggoda diriku yang lemah ini. Biarkan rasa lapar menggigitku,

Biarkan rasa haus membakarku. Biarkan aku mati dan binasa,

Sebelum kuangkat tanganku untuk cangkir yang tidak kau isi

Dan mangkuk yang tidak kau berkati

Syair “Huesca” oleh John Cornford

di batu penghabisan ke Huesca

batas terakhir dari kebanggaan kita

kenanglah sayang, dengan mesra

kau kubayangkan di sisiku ada

dan jika untung malang menghamparkan

aku dalam kuburan dangkal

ingatlah sebisamu segala yang indah

dan cintaku yang kekal

Itulah syair-syair cinta dari sastrawan terkenal di dunia, sangat memikat bukan? Berani memberikannya pada seseorang yang kamu cintai?

(RDY)