Konten dari Pengguna

5 Tokoh Pendiri ASEAN dan Latar Belakang Pendiriannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tokoh Pendiri ASEAN, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tokoh Pendiri ASEAN, Foto: Pixabay

ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations adalah perhimpunan negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang didirikan oleh 5 tokoh pendiri ASEAN yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina.

Dilansir dari buku ASEAN selayang pandang, Sekretariat Nasional ASEAN, Departemen Luar Negeri, Republik Indonesia, (2008:18), ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967 di Gedung Kementerian Luar Negeri Thailand, Bangkok, Thailand untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional, dan memperbaiki hubungan di antara negara-negara Asia Tenggara.

5 Tokoh Pendiri ASEAN

Tokoh Pendiri ASEAN, Foto: Pixabay

Organisasi geopolitik dan ekonomi dari negara-negara di Asia Tenggara ini didirikan oleh 5 tokoh penting, yaitu:

  1. Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik

  2. Wakil Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak

  3. Menteri Luar Negeri Singapura Sinnathamby Rajaratnam

  4. Menteri Luar Negeri Thailand Thanat Khoman

  5. Menteri Luar Negeri Filipina Narciso Ramos

Selain negara asal tokoh pendiri ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina, perhimpunan ini juga memiliki 5 anggota negara lainnya, yaitu:

  1. Brunei Darussalam yang bergabung pada 7 Januari 1984

  2. Vietnam yang bergabung pada 28 Juli 1995

  3. Laos yang bergabung pada 23 Juli 1997

  4. Myanmar yang bergabung pada 23 Juli 1997

  5. Kamboja yang bergabung pada 16 Desember 1998

Latar Belakang Pendirian ASEAN

ASEAN didirikan sebagai upaya untuk mempersatukan kekuatan di Asia Tenggara dan memperkuat posisi di tengah pesatnya kemajuan dunia.

Dengan deklarasi yang ditandatangani di Bangkok, seluruh anggota ASEAN menyatakan wilayahnya sebagai zona yang damai, bebas, dan netral dari kekuatan asing. Berikut isi deklarasinya:

  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara

  2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional

  3. Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, administrasi, teknik, dan ilmu pengetahuan

  4. Memelihara erat kerja sama di tengah organisasi regional dan internasional yang ada

  5. Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, pelatihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara

Itulah 5 tokoh pendiri ASEAN yang berjasa untuk meningkatkan kerja sama negara-negara di kawasan Asia Tenggara.(BRP)