6 Cara Menangani Pendarahan pada Luka

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menangani pendarahan pada luka sangat penting untuk diketahui. Ketika sedang melakukan aktivitas, terkadang ada hal yang bisa membuat tubuh terluka dan berdarah. Pendarahan pada luka ini harus segera dihentikan.
Setiap jenis luka harus segera diobati agar tidak terjadi infeksi. Salah satu langkah awal yang harus dilakukan adalah menghentikan pendarahan.
Cara Menangani Pendarahan pada Luka
Librianty dalam Panduan Mandiri Melacak Penyakit (2015:88), luka adalah kerusakan pada bagian tubuh yang terjadi di kulit. Luka juga merupakan jaringan kulit yang robek, terputus, atau rusak karena beberapa sebab. Beberapa jenis luka yang perlu diketahui adalah luka robek, luka potong, luka tusuk, luka gores, luka memar, dan sebagainya.
Pendarahan bisa terjadi pada sebagian jenis luka. Agar tidak infeksi, segera obati luka. Berikut adalah cara menangani pendarahan pada luka yang bisa dilakukan.
1. Cuci Tangan
Cara pertama yang harus dilakukan untuk menghentikan pendarahan adalah dengan mencuci tangan dengan benar. Mencuci tangan bisa mencegah infeksi pada luka akibat kontaminasi dari tangan yang tidak bersih.
2. Tekan Area Luka
Setelah mencuci tangan, hal yang harus segera dilakukan berikutnya adalah menekan area luka dengan tisu, kasa, atau kain bersih. Ingat untuk tidak menekan luka terlalu kuat.
3. Posisikan Area yang Luka Lebih Tinggi
Apabila memungkinkan, posisikan area yang luka dan berdarah lebih tinggi dari dada. Hal ini bertujuan untuk memperlambat pendarahan.
4. Bersihkan Luka
Setelah berhasil menghentikan pendarahan, lanjutkan penanganan dengan membersihkan area yang terluka dengan air dan sabun untuk menghilangkan kotoran jika ada. Jangan gunakan bahan antiseptik karena bisa menimbulkan iritasi dan memperparah luka.
5. Perban Luka
Jika luka berada di area yang mudah kotor atau mudah terkena gesekan pakaian, luka bisa ditutup dengan menggunakan perban yang kedap air. Perban ini harus rutin diganti setiap hari atau ketika kotor dan basah agar luka tetap bersih, kering, dan cepat pulih.
6. Oleskan Obat
Luka dapat dioleskan dengan obat berupa salep antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.
Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kaki yang Ampuh
Cara menangani pendarahan pada luka tersebut bisa dicoba jika ada yang mengalami pendarahan. Namun, jika pendarahan tidak berhenti setelah melakukan cara di atas, segera minta bantuan kepada tenaga medis. (KRIS)
