Konten dari Pengguna

6 Soal Cerita Pythagoras Kelas 8 yang Mudah Dipahami

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal cerita Pythagoras kelas 8. Foto: Unsplash.com/Mick Haupt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal cerita Pythagoras kelas 8. Foto: Unsplash.com/Mick Haupt

Soal cerita Pythagoras kelas 8 merupakan salah satu materi penting yang harus dipahami siswa dalam mempelajari konsep segitiga.

Pemahaman ini membantu melatih kemampuan logika, ketelitian, serta keterampilan berhitung melalui penerapan rumus sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memahami soal cerita, siswa dapat lebih mudah menghubungkan teori matematika dengan situasi nyata di sekitar mereka.

Soal Cerita Pythagoras Kelas 8

Ilustrasi contoh soal cerita Pythagoras kelas 8. Foto: Unsplash.com/JESHOOTS.COM

Soal cerita Pythagoras kelas 8 biasanya dibuat untuk mengasah pemahaman siswa tentang hubungan sisi pada segitiga siku-siku.

Melalui latihan soal, siswa dilatih menghitung panjang sisi miring maupun sisi lainnya dengan menggunakan rumus Pythagoras.

Berikut adalah enam contoh soal cerita lengkap dengan jawaban dan langkah penyelesaiannya, dikutip dari buku Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII di situs kemendikdasmen.go.id.

1. Tiang Antena dan Kawat PenyanggaSoal. Sebuah tiang antena tingginya 8 m. Sebuah kawat penyangga diikat pada posisi 3/4 tinggi tiang diukur dari permukaan genting.

Jelaskan cara menentukan panjang kawat tanpa mengukurnya langsung. Jika jarak alas kawat ke kaki tiang di tanah 8 m, tentukan panjang kawat.

Jawaban.

Dengan membuat segitiga siku-siku dan gunakan Teorema Pythagoras.

Panjang kawat = 10 m.

Penyelesaian:

Tinggi titik ikat = 3/4 × 8 = 6 m.

Segitiga siku-siku: sisi tegak = 6, alas = 8.

Panjang kawat = √(6² + 8²) = √(36 + 64) = √100 = 10 m.

2. Tangga Bersandar di Dinding

Soal:

Sebuah tangga disandarkan ke dinding. Ujung atas menempel setinggi 3 m, jarak kaki tangga ke dinding 0,4 m. Hitung panjang tangga.

Jawaban:

Panjang tangga = 3,03 m.

Penyelesaian:

Panjang tangga = √(3² + 0,4²) = √(9 + 0,16) = √9,16 ≈ 3,03 m.

3. Rangka Tenda Pengungsian

Soal. Sebuah tenda memiliki dinding samping tegak setinggi 2 m. Dari tepi atap ke puncak atap panjangnya 3 m, sedangkan jarak mendatar dari puncak ke tepi atap 2 m. Tentukan tinggi total tenda dari tanah sampai puncak.

Jawaban. Tinggi tenda = 2 + √(3² - 2²) = 2 + √(9 - 4) = 2 + √5 ≈ 4,24 m.

Penyelesaian.

Tinggi tambahan dari tepi ke puncak = √(3² - 2²) = √(9 - 4) = √5 ≈ 2,24 m.

Total tinggi = 2 + 2,24 = 4,24 m.

4. Pengamatan dari Puncak GedungSoal:

Arjuna berada di gedung setinggi 120 m. Jarak pandang ke mobil hijau 150 m, ke mobil merah 130 m. Kedua mobil berada segaris dan gedung ada di antara keduanya. Tentukan jarak antara mobil hijau dan merah.

Jawaban:

Jarak kedua mobil = 140 m.

Penyelesaian:

Alas mobil hijau = √(150² - 120²) = √(22500 - 14400) = √8100 = 90 m.

Alas mobil merah = √(130² - 120²) = √(16900 - 14400) = √2500 = 50 m.

Jarak total = 90 + 50 = 140 m.

5. Kucing di Genting dan Galah Penyelamat

Soal:

Cintia melihat kucing di genting. Jarak pandangnya 5 m, jarak mendatar ke titik bawah kucing 4 m.

Tentukan tinggi kucing dari tanah. Jika Aysha tinggi badannya 165 cm, tentukan panjang minimum galah yang harus dipakai untuk menjangkau kucing.

Jawaban:

Tinggi kucing = 3 m.

Panjang galah = 1,35 m.

Penyelesaian:

Tinggi = √(5² - 4²) = √(25 - 16) = √9 = 3 m.

Galah = 3,00 - 1,65 = 1,35 m.

6. Memeriksa Kusen Jendela

Soal:

Sebuah kusen jendela memiliki tinggi 40,8 cm dan lebar 30,6 cm. Salah satu diagonal diukur 52,5 cm. Apakah kusen benar-benar berbentuk persegi panjang?

Jawaban: Tidak, karena diagonal seharusnya 51 cm.

Penyelesaian:

Diagonal = √(40,8² + 30,6²) = √(1664,64 + 936,36) = √2601 = 51 cm.

Hasil ukur = 52,5 cm. Karena tidak sama, kusen tidak benar-benar persegi panjang.

Itulah beberapa contoh soal cerita Pythagoras kelas 8 yang dapat membantu siswa berlatih memahami konsep dasar segitiga siku-siku. Dengan sering mengerjakan soal, kemampuan berhitung serta penerapan logika matematika akan semakin terasah. (Shofia)

Baca Juga: 15 Contoh Soal Operasi Hitung Pecahan Kelas 6 beserta Jawabannya