Konten dari Pengguna

6 Tugas Para Rasul Menurut Ajaran Agama Islam

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tugas para rasul. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tugas para rasul. Foto: Unsplash.com

Rasul adalah orang yang diutus (Al-Mursalun) oleh Allah SWT untuk mengajarkan agama atau wahyu kepada umat manusia. Tugas para rasul sangat mulia karena mereka membawa kebenaran yang sifatnya kekal dan tidak dapat disangkal.

Orang yang tidak percaya dengan kehadiran rasul, berarti ia juga tidak percaya dengan kuasa Allah SWT. Lebih jauh lagi, ia bukan termasuk orang yang beriman karena tidak mengindahkan perintah Allah SWT.

Tugas Para Rasul Menurut Ajaran Agama Islam

Ilustrasi tugas para rasul terdapat dalam Alquran. Foto: Unsplash.com

Apa saja tugas para rasul Allah SWT yang perlu diketahui umat Muslim? Mengutip buku Be Smart PAI oleh Tuti Yustiani (2008), berikut adalah tugas-tugas para rasul menurut ajaran Islam:

1. Mengajak Umat Manusia Menyembah Allah SWT

Tugas rasul yang pertama adalah mengajak umat manusia untuk menyembah Allah SWT. Tugas ini dapat diketahui melalui salah satu ayat,

“Dan sungguh, Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan). ‘Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu’, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula orang-orang yang tetap dalam kesesatan.” (Q.S. An-Nahl: 36).

2. Menegakkan Kalimat Tauhid

Tugas nabi dan rasul yang kedua adalah menegakkan tauhid. Tauhid adalah keyakinan atas keesaan Allah yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Dengan meyakini tauhid, maka seseorang telah mengakui bahwa tuhan hanya satu, yakni Allah SWT.

3. Membawa Rahmat kepada Alam

Tugas para rasul adalah membawa rahmat pada semesta alam. Hal ini sesuai dengan firman allah yang sebagai berikut:

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya’ ayat 107).

4. Memberikan Peringatan kepada Umat Manusia

Memberkan peringatan kepada manusia adalah tugas yang dipikul oleh para rasul. Adapun yang diperingatkan oleh rasul berupa adanya hari kiamat dan kehidupan setelah mati.

Dengan adanya peringatan tersebut, diharapkan umat manusia dapat menyiapkan bekal dan berbuat yang lebih baik lagi sebagai manusia.

5. Mengajak Umat Manusia pada Kebenaran di Jalan Allah

Membawa jalan kebenaran juga termasuk tugas yang diemban oleh para rasul. Mereka menyerukan agama samawi dan membimbing umat manusia agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan.

Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.” (QS. Fatir ayat 24).

6. Memberikan Keteladanan

Manusia akan sulit untuk mematuhi perintah jika orang yang menyampaikan perintah tidak menjalankan apa yang dia ajarkan.

Oleh karena itu, setiap rasul memiliki sikap yang baik dan terpuji. Hal ini bertujuan agar para kaumnya menjadikannya sebagai contoh untuk menyempurnakan akhlak.

Tugas para rasul Allah SWT bukan hal yang mudah karena selama masa perjuangan, mereka mempertaruhkan banyak hal. Tidak jarang, para rasul hidup sederhana atau bahkan susah demi menegakkan kebenaran tersebut.

Baca Juga: Mengapa Allah Mengutus Para Nabi dan Rasul? Ini Penjelasannya

(DLA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan rasul?
chevron-down

Rasul adalah orang yang diutus (Al-Mursalun) oleh Allah SWT untuk mengajarkan agama atau wahyu kepada umat manusia.

Apa itu tauhid?
chevron-down

Tauhid adalah keyakinan atas keesaan Allah yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Dengan meyakini tauhid, maka seseorang telah mengakui bahwa tuhan hanya satu, yakni Allah SWT.

Bagaimana tugas rasul dalam menyeru manusia untuk menyembah hanya kepada Allah?
chevron-down

Membawa jalan kebenaran juga termasuk tugas yang diemban oleh para rasul. Mereka menyerukan agama samawi dan membimbing umat manusia agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan.