Konten dari Pengguna

7 Ciri Keluarga Sakinah dalam Islam yang Bisa Dijadikan Teladan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri keluarga sakinah dalam Islam. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri keluarga sakinah dalam Islam. Foto: Pexels

Dalam Islam, konsep keluarga yang ideal dikenal dengan sebutan keluarga sakinah. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Arabsakinah” (سكينة) yang berarti tenang, damai, dan tenteram.

Kata sakinah dalam konteks kekeluargaan ini mengacu pada rumah tangga yang tidak hanya harmonis secara lahiriah, tetapi juga penuh keberkahan, kasih sayang, dan kedekatan spiritual kepada Allah SWT.

Namun, seperti apa sebenarnya ciri keluarga sakinah menurut ajaran Islam? Simak uraian berikut untuk mengetahui infromasi lengkap mengenai keluarga yang sakinah dalam pandangan Islam.

Ciri Keluarga Sakinah dalam Islam

Ilustrasi ciri keluarga sakinah dalam Islam. Foto: Unsplash

Allah SWT sejatinya sudah memberitahukan kepada umat-Nya terkait ciri keluarga sakinah melalui Al-Qur'an surat Ar-Rum ayat 21, yang artinya:

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang…

Sementara itu, merangkum informasi dari buku Membangun Rumah Tangga Bahagia karya Ust. Salim A. Fillah, berikut ciri-ciri keluarga sakinah dalam Islam selengkapnya.

1. Menjalin Komunikasi yang Baik

Komunikasi adalah pondasi utama dalam membangun rumah tangga yang sehat. Keluarga sakinah memiliki kebiasaan berdiskusi, menyampaikan perasaan dengan jujur, dan saling mendengarkan.

Mereka tidak menumpuk masalah, melainkan menyelesaikannya bersama dengan cara yang bijak. Komunikasi yang terbuka menciptakan kepercayaan dan mencegah kesalahpahaman.

2. Saling Mencintai dan Menghormati

Dalam keluarga sakinah, cinta dan rasa hormat tidak hanya ditunjukkan lewat kata-kata, tetapi juga melalui tindakan sehari-hari. Suami menghargai istri sebagai partner sejajar, sementara istri menghormati suami sebagai pemimpin keluarga.

Sikap saling menghargai ini juga diajarkan kepada anak-anak agar mereka tumbuh dengan akhlak yang baik.

3. Menjaga Komitmen terhadap Tanggung Jawab

Suami bertanggung jawab dalam menafkahi dan membimbing keluarga, sedangkan istri bertanggung jawab dalam mengelola rumah tangga. Keluarga sakinah tidak saling menyalahkan, tetapi saling membantu ketika salah satu sedang lemah atau kesulitan.

Tanggung jawab juga mencakup mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Islam dan moral yang baik.

4. Membangun Kebersamaan dalam Ibadah

Keluarga yang rajin melaksanakan ibadah bersama seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur'an, atau menghadiri kajian keagamaan akan lebih mudah meraih ketenangan batin.

Ibadah bersama mempererat hubungan antara anggota keluarga dan mengingatkan mereka bahwa tujuan utama hidup adalah meraih ridha Allah Swt.

5. Mendidik Anak dengan Penuh Cinta dan Keteladanan

Anak adalah amanah dari Allah SWT. Dalam keluarga sakinah, anak tidak hanya diberikan fasilitas, tetapi juga dididik dengan cinta, disiplin, dan keteladanan. Orang tua menjadi role model dalam hal ibadah, adab, dan akhlak.

Mereka tidak sekadar menyuruh anak berbuat baik, tetapi juga mencontohkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

6. Menghindari Kekerasan Fisik dan Verbal

Keluarga sakinah jauh dari kekerasan, baik fisik maupun verbal. Bila terjadi perbedaan pendapat, diselesaikan dengan dialog dan pengertian. Suami tidak merendahkan istri, dan sebaliknya. Anak-anak pun dibimbing dengan sabar tanpa dimarahi secara berlebihan.

7. Menjaga Rezeki yang Halal dan Barakah

Rezeki yang masuk ke dalam keluarga sangat mempengaruhi ketenangan batin. Keluarga sakinah berusaha mencari nafkah dengan cara halal dan menjauhi riba atau penghasilan yang meragukan. Mereka juga gemar bersedekah dan membantu sesama.

Baca juga: 4 Kriteria Memilih Pasangan dalam Islam Menurut Hadis Rasulullah

(NDA)