8 Makanan yang Mengandung Gas saat Dikonsumsi

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejumlah bahan makanan mengandung gas dalam kadar tertentu. Namun, bagi sebagian orang, mengonsumsinya bisa menimbulkan ketidaknyamanan seperti perut kembung, bersendawa, atau bahkan gangguan pencernaan lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang dapat memicu gas berlebih supaya dapat menyusun menu makanan agar sesuai dengan kebutuhan. Simak jenis-jenis makanan yang mengandung gas di bawah ini.
Jenis Makanan yang Mengandung Gas
Berikut adalah beberapa kategori makanan yang sering kali dapat menghasilkan gas.
1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan diketahui termasuk sebagai makanan yang dapat menyebabkan gas. Mengutip laman Healthline, kacang-kacangan mengandung banyak serat dan pati seperti rafinosa yang sulit dicerna oleh usus besar, sehingga memungkinkan peningkatan produksi gas.
2. Produk Susu
Produk susu seperti susu, keju, dan yoghurt dapat memunculkan gas pada orang dengan intoleransi laktosa. Kondisi ini ditandai dengan berkurangnya jumlah enzim laktase yang membuat tubuh kesulitan mencerna laktosa. Hal ini dapat berujung tubuh memproduksi gas secara berlebih.
Sebagai gantinya, oang dengan kondisi intoleransi laktosa dapat mengganti susu dan produk olahan susu dengan susu bebas laktosa atau susu nabati, seperti susu almon dan susu kedelai.
3. Kubis
Kubis termasuk sayuran yang mengandung gula rafinosa kompleks dan kaya serat. Mengonsumsi makanan ini dapat menyebabkan gas pada sebagian orang.
4. Kembang Kol
Makanan lain yang menyebabkan munculnya gas ialah kembang kol. Sayuran ini kaya akan serat dan mengandung rafinosa. Jenis karbohidrat tersebut tak langsung diserap oleh tubuh, melainkan difermentasi di usus oleh bakteri usus. Proses ini dapat menimbulkan gejala seperti perut kembung dan tidak nyaman.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Gaya Hidup Sehat? Ini Penjelasannya
5. Ubi jalar
Ubi jalar dapat menyebabkan gas karena kaya akan pati. Pati adalah jenis karbohidrat yang dicerna dengan sangat lambat dan dapat menyebabkan produksi lebih banyak gas di usus besar.
6. Brokoli
Brokoli adalah salah satu sayuran yang termasuk dalam kategori sayuran Cruciferous. Jeni sayuran ini memiliki kandungan serat dan rafinosa yang tinggi dan bisa menghasilkan gas saat difermentasi oleh bakteri usus.
7. Makanan Olahan
Makanan olahan seperti makanan ringan, sereal, atau roti mengandung berbagai bahan, termasuk fruktosa dan laktosa. Kombinasi ini dapat menyebabkan peningkatan gas saat dikonsumsi oleh tubuh.
8. Bawang
Bawang mengandung fruktosa, rafinosa, dan sorbitol. Mengonsumsi makanan dengan senyawa ini dapat secara alami memicu produksi gas yang berlebih.
(SA)
