Adat Kebiasaan Bangsa Arab di Zaman Jahiliyah Pra Islam

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Era sebelum agama Islam diturunkan disebut dengan zaman Jahiliyah. Pada saat itu, adat kebiasaan bangsa Arab masih sesat, karena belum mengenal agama Islam.
Sejumlah Nabi diutus Allah untuk memperbaiki kepercayaan dan keagamaan penduduk yang menyimpang. Pada umumnya, mereka tidak mau mengikuti seruan suci itu, bahkan selalu membantah dan menolak.
Adat Kebiasaan Bangsa Arab Sebelum Mengenal Agama Islam
Dikutip dari buku Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, Moenawar Khalil (2001:25), berikut adalah adat kebiasaan bangsa Arab sebelum mengenal Islam.
Bangsa Arab di zaman Jahiliyah sangat percaya takhayul. Mereka menganggap bahwa makhluk-makhluk jin dapat memberi manfaat dan menolak mudharat.
Bangsa Arab berkeyakinan bahwa barang siapa mencela atau mencaci maki berhala Laata' atau Uzza, ia akan mendapat penyakit supak.
Adat kebiasaan bangsa Arab melarang keras orang membunuh ular, karena apabila ular itu mati, nanti hantu ular itu akan datang membalas.
Minum tuak atau arak adalah salah satu dari adat kebiasaan bangsa Arab pada masa itu.
Judi termasuk salah satu permainan yang sangat disukai oleh bangsa Arab pada masa sebelum Islam.
Bangsa Arab biasa memakai cincin dari besi atau tembaga dengan kepercayaan dapat menambah kekuatan.
Pelacuran atau perzinaan di antara lelaki dan perempuan oleh bangsa Arab merupakan perbuatan biasa, tidak menjadikan rendahnya derajat orang yang mengerjakan.
Pencurian dan perampokan umum dilakukan oleh bangsa Arab, baik laki-laki maupun perempuan.
Kekejaman yang dilakukan bangsa Arab pada masa itu melewati batas perikemanusiaan. Kejam dan ganas, baik kepada sesama manusia maupun kepada binatang.
Pada musim kemarau, diikatkanlah rumput-rumput kepada ekor-ekor kambing, lalu dibakarnya. Dengan demikian, mereka percaya penuh bahwa hujan akan turun.
Jika bangsa Arab hendak berjalan, lebih dahulu mereka menengok arah burung terbang. Apabila burung itu terbang ke kanan sewaktu dipandangnya, itu langkah yang baik, dan kalau terbang ke kiri, itu menunjukkan kesialan.
Bangsa Arab saat itu masih menyembah berhala, oleh sebab itu mereka meminta pertolongan dengan mengurbankan hewan ternaknya. Saat disembelih, darah hewan akan disapukan kepada berhala.
Mendatangi tukang-tukang sihir untuk meramal kejadian, dan meminta jimat penolak malapetaka.
Baca juga: Makna Zaman Kebodohan di Zaman Sebelum Kedatangan Islam
Adat kebiasaan bangsa Arab di zaman Jahiliyah amat bergantung pada takhayul yang diyakininya. Hal ini bersumber pada berhala-berhala yang mereka sembah, dan dianggap sebagai penolong.(DK)
