Apa Kepanjangan dari Pramuka dan Artinya? Ini Jawabannya!

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan pramuka di Indonesia sudah ada sejak tahun 1923. Keberadaan gerakan ini ditandai dengan berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Belanda. Kedua organisasi inilah yang menjadi cikal bakal kepanduan di Indonesia. Lalu, sebenarnya apa kepanjangan dari pramuka dan artinya?
Kepanjangan Pramuka dan Artinya
Apa kepanjangan dari pramuka dan artinya? Mengutip dari buku Mengenal Gerakan Pramuka karya Tim Esensi (2020), kepanjangan dari pramuka adalah praja muda karana. Adapun arti dari kalimat tersebut adalah rakyat muda yang suka berkarya.
Dalam gerakan pramuka, terdapat sebutan khusus bagi para anggitanya yang meliputi pramuka siaga, pramuka penggalang, pramuka penegak, dan juga pramuka pandega. Sedangkan untuk kelompok anggota lainnya antara lain adalah Pembina pramuka, ambalan, pelatih, pamong saka, majelis pembimbing, dan staff kwartis.
Maksud dari pada kegiatan kepramukaan sendiri adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan keluarga yang memang diselenggarakan dalam bentuk aktivitas yang menarik, menyenangkan, terarah, dan teratur.
Tujuan Kegiatan Kepramukaan
Kegiatan kepramukaan dilaksanakan tentu bukanlah tanpa tujuan yang jelas. Berikut adalah berbagai tujuan kegiatan kepramukaan yang dapat Anda ketahui.
Dapat membentuk kepribadian dan akhlak mulai kaum muda.
Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan juga bela negara bagi kaum muda.
Dapat meningkatkan keterampilan kaum muda agar siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjadi calon pemimpin bangsa yang dapat diandalkan di masa depan.
Fungsi Gerakan Pramuka
Adapun fungsi daripada gerakan pramuka adalah sebagai berikut.
Kegiatan menarik bagi para remaja dan pemuda sekaligus menjadi kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan sehingga kegiatan pramuka harus memiliki tujuan dan aturan permainan yang jelas.
Pengabdian bagi orang dewasa, di mana kegiatan kepramukaan bagi orang dewasa sudah bukan lagi sekadar permainan, melainkan sebuah tugas yang membutuhkan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian.
Alat bagi masyarakat dan organisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan juga alat untuk mencapai tujuan organisasi.
(Anne)
