Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Pertanian Berkelanjutan? Cari Tahu di Sini

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Pertanian Berkelanjutan. Sumber foto: Unsplash/Randy Fath
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Pertanian Berkelanjutan. Sumber foto: Unsplash/Randy Fath

Apa yang dimaksud dengan pertanian berkelanjutan? Pengertian pertanian berkelanjutan adalah pengelolaan sumber daya yang berhasil untuk usaha pertanian.

Tujuannya untuk membantu kebutuhan manusia yang berubah. Sekaligus mempertahankan atau meningkatkan kualitas lingkungan dan melestarikan sumber daya alam.

Apa yang Dimaksud dengan Pertanian Berkelanjutan?

Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Pertanian Berkelanjutan. Sumber foto: Unsplash/Raphael Rychetsky

Apa yang dimaksud dengan pertanian berkelanjutan? Dikutip dari situs resmi Pemkab Buleleng, distan.bulelengkab.go.id, maksud dari pertanian berkelanjutan adalah ekonomi yang mengalami pencapaian.

Mulai dari penggunaan energi yang lebih sedikit, minimalnya jejak ekologi, dan lebih sedikit barang berkemasan. Selain itu, pembelian lokal yang meluas dengan rantai pasokan pangan singkat, dan lebih sedikit bahan pangan terproses.

Lalu, adanya kebun komunitas dan kebun rumah yang lebih banyak. Pertanian berkelanjutan sangat bergantung pada pengembalian nutrisi ke tanah dengan meminimalisasi penggunaan sumber daya alam non-terbarukan, seperti gas alam dan mineral.

Faktor yang paling penting dalam pendayagunaan sumber daya alam di suatu lahan adalah tanah, cahaya matahari, udara, dan air. Pertanian berkelanjutan merupakan implementasi dari konsep pembangunan berkelanjutan pada sektor pertanian.

Pertanian berkelanjutan berorientasi pada tiga dimensi keberlanjutan. Berikut penjelasannya.

1. Dimensi Ekonomi

Dimensi ini berkaitan dengan konsep maksimisasi aliran pendapatan yang dapat diperoleh dengan mempertahankan asset produktif yang menjadi basis dalam memperoleh pendapatan tersebut. Indikator utamanya adalah tingkat efisiensi ekonomi dan daya saing.

2. Dimensi Sosial

Dimensi ini berorientasi kerakyatan. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan kesejahteraan sosial yang dicerminkan oleh kehidupan sosial yang harmonis.

Hal tersebut agar tercegahnya terjadinya konflik sosial, preservasi keragaman budaya serta modal sosio-kebudayaan. Termasuk dalam hal perlindungan terhadap suku minoritas.

3. Dimensi Lingkungan Alam

Dimensi ini menekankan kebutuhan akan stabilitas ekosistem alam yang mencakup sistem kehidupan biologis dan materi alam. Hal ini mencakup terpeliharanya keragaman hayati, sumber daya genetik, air, agroklimat, tanah, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan.

Baca juga: Memahami Pengolahan dan Pemanfaatan Energi Batubara sebagai Sumber Bahan Bakar

Itulah jawaban atas pertanyaan, "Apa yang dimaksud dengan pertanian berkelanjutan?". Semoga penjelasan di atas membantu orang-orang yang sedang belajar tentang ilmu pertanian. (Gin)