Apakah Baterai Tanam Bisa Diganti? Begini Penjelasannya!

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan yang mungkin paling sering muncul di antara pemilik android adalah, apakah baterai tanam bisa diganti? Ini dikarenakan hampir 80 persen handphone yang ada sekarang sudah menggunakan baterai tanam.
Baterai merupakan komponen yang terpisah dari handphone. Jadi kesimpulannya, kita tentu bisa mengganti baterai tanam di handphone.
Misalnya kalau baterainya rusak, sudah menggembung dan lain-lain kerusakan seperti HP mati sendiri. Namun, untuk menggantinya memerlukan peralatan khusus untuk membongkar perangkat HP tersebut.
Cara Mengganti Baterai Tanam
Peralatan yang dibutuhkan untuk mengganti baterai tanam pada dasarnya tidak ada yang begitu khusus. Kamu bisa mencarinya di Marketplace.
Adapun alat yang harus disiapkan untuk proses pergantian baterai, antara lain sebagai berikut ini:
Baterai
Untuk jenisnya harus sesuai dengan type HP, dan yang memang cocok.
SIM Card Ejector
Untuk membuka bagian Tray SIM di HP. Jika tidak ada bisa diganti dengan jarum atau yang lainnya.
Obeng Kecil
Dengan berukuran diameter sekitar 1,5mm, biasanya disebut obeng HP atau obeng Philips Plus.
Spudger
Sebuah alat kecil yang bentuk ujungnya pipih. Alat ini digunakan untuk membuka casing HP. Bisa pakai kartu ATM tidak terpakai buat penggantinya.
Langkah-langkah:
Untuk proses penggantian baterai tentu kita harus melepas casing terlebih dulu. Pinhome sudah merangkumnya secara lengkap. Simak baik-baik.
Pastikan handphone dalam keadaan mati sebelum memulai cara-caranya.
Lepaskan Tray SIM Card dengan menggunakan SIM Card Ejector ke lubang Tray.
Lalu, buka casing handphone menggunakan Spudger. Lakukan dengan secara perlahan dan hati-hati sampai casing terlepas dengan utuh.
Lepaskan konektor baterai menggunakan Spudger.
Bongkar bagian modul loudspeaker yang melekat pada bagian baterai (kalau ada).
Lanjut lepaskan baterai secara perlahan menggunakan spudger.
Terakhir, pasang baterai yang sudah disiapkan. Setelah itu, pasang kembali semua konektor yang dilepaskan sebelumnya.
Jika sudah semuanya, pasang casing dan diamkan handphone selama beberapa saat. Setelah itu coba kamu nyalakan handphonenya.
Bagi pengguna handpone yang menggunakan fitur fingerprint biasanya ada kabel tambahan lain lagi. Jadi harus diperhatikan waktu melepas bagian kabelnya supaya tidak rusak. (DNR)
