Apakah Minum Membatalkan Wudhu? Begini Penjelasannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beribadah adalah salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Dengan beribadah secara ikhlas, kita bisa mendapat rahmat dan ridho dari Allah SWT. Namun, ada syarat yang harus kita lakukan sebelum melakukan ibadah tertentu seperti sholat dan mengaji. Syarat tersebut adalah suci dari hadas besar dan kecil. Salah satu cara untuk menyucikan diri dari hadas khususnya hadas kecil adalah dengan berwudhu. Akan tetapi, kita perlu berhati-hati karena beberapa hal dapat membatalkan wudhu. Lalu, timbul pertanyaan di benak masyarakat Muslim yakni apakah minum membatalkan wudhu? Jika kamu juga mempunyai pertanyaan yang sama, simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.
Alasan Minum Membatalkan Wudhu
Bagi orang Islam, pasti sudah tidak awam dengan wudhu. Namun, apa arti sesungguhnya dari wudhu? Dilansir dari buku Kitab Tuntunan Wudhu Untuk Anak oleh Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia (2021:7), secara bahasa wudhu berasal dari kata wudho-a. Artinya adalah bersih, baik, atau murni. Namun, jika didefiniskan secara Fiqih, wudhu adalah menggunakan air pada anggota tubuh tertentu dan dibuka dengan niat.
Seperti yang sudah dipaparkan di paragraf pertama, wudhu adalah salah satu cara menyucikan diri dari hadas kecil saat kita akan melakukan ibadah tertentu seperti sholat atau mengaji. Namun, kita tetap perlu memperhatikan beberapa hal agar wudhu kita tidak batal. Lalu, apakah minum dapat membuat wudhu batal?
Terkait dari permasalahan tersebut, mari kita lihat hadits yang diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah Radhiyallahu ‘Anhu di bawah ini:
Saya pernah menghidangkan untuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sepotong roti dan daging lalu beliau memakannya. Kemudian beliau minta dibawakan air, lalu beliau wudhu dan shalat dzuhur. Kemudian beliau meminta dibawakan sisa makananya tadi, lalu beliau memakannya, kemudian beliau shalat (sunah) tanpa berwudhu. (HR. Abu Daud, No. 191)
Bila kita melihat dari hadits di atas, sudah dipastikan bahwa tidak ada alasan untuk minum membatalkan wudhu karena makan saja tidak membuat wudhu batal. Namun, sebaiknya kita berkumur-kumur dengan air terlebih dahulu setelah minum minuman yang memiliki rasa untuk menghilangkan rasa di mulut sehingga kita bisa beribadah dengan lebih khusyuk.
Demikian penjelasan terkait hukum minum membatalkan wudhu. Semoga kita bisa memetik pelajaran dari artikel ini. (LOV)
