Konten dari Pengguna

Arti Al-Ahzab Ayat 59 tentang Perintah untuk Menutup Aurat

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti Al-Ahzab 59 tentang perintah menutup aurat. Foto: unsplash.com/imadalassiry
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti Al-Ahzab 59 tentang perintah menutup aurat. Foto: unsplash.com/imadalassiry

Dalam agama Islam, baik laki-laki maupun perempuan memiliki auratnya masung-masing. Aurat merupakan bagian tubuh yang tidah boleh diperlihatkan oleh orang-orang bukan mahram. Bagi laki-laki diperintahkan untuk menutupi tubuhnya dari bawah pusar hingga bawah lutut hingga atas mata kaki. Sedangkan bagi perempuan, seluruh tubuhnya merupakan aurat, kecuali telapak tangan dan muka. Sehingga rambut wajib ditutup dengan hijab. Seperti perintah Allah SWT dalam Surat Al-Azhab ayat 59. Berikut, arti Al-Azhab ayat 59 tentang perintah Allah SWT kepada seluruh perempuan untuk menutupi aurat.

Arti Al-Ahzab Ayat 59 tentang Perintah untuk Menutup Aurat

Adapun arti Surat Al-Azhab ayat 59 yaitu:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dikutip dari buku Air Mata Kanjeng Nabi karya Atiqah Hamid (2015:153), asbabun nuzul Surat Al-Azhab 59 berasal berdasarkan kisah Saudah, istri Nabi Muhammad SAW yang bertubuh besar dan mudah dikenali saat ia keluar rumah. Saat itu, Umar bin Khattab ra melihat Saudah dan berkata,

“Hai, Saudah, kami sangat mudah mengenalimu, untuk apa engkau keluar?”

Setelah kejadian tersebut, Saudah lengsung pulang dan melaporkan yang baru saja dialaminya kepada Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Nabi Muhammah SAW menjawab, “Sesungguhnya, Allah mengizinkanmu keluar rumah untuk suatu keperluan.” Lalu, Allah SWT menurunkan Surat Al-Azhab ayat 59.

Ilustrasi pesan Allah SWT kepada perempuan untuk menutupi aurat dalam Surat Al-Azhab ayat 59. Foto: unsplash.com/masjidmaba

Selain itu, berasarkan tafsir Ibnu Katsir, As-Saddi mengatakan sehubungan dengan firman Allah SWT dalam ayat tersebut, yakni:

Bahwa dahulu kaum lelaki yang fasik dari kalangan penduduk Madinah gemar keluar di malam hari bilamana hari telah gelap. Mereka gentayangan di jalan-jalan Madinah dan suka mengganggu wanita yang keluar malam. Saat itu rumah penduduk Madinah kecil-kecil. Bila hari telah malam, kaum wanita yang hendak menunaikan hajatnya keluar dan hal ini dijadikan kesempatan oleh orang-orang fasik untuk mengganggunya. Tetapi apabila mereka melihat wanita yang keluar itu memakai jilbab, maka mereka berkata kepada teman-temannya, "Ini adalah wanita merdeka, jangan kalian ganggu." Dan apabila mereka melihat wanita yang tidak memakai jilbab, maka mereka berkata, "Ini adalah budak," lalu mereka mengganggunya.

Demikianlah tadi ulasan mengenai arti Al-Ahzab 59 tentang perintah menutup aurat. Tidak ada perintah Allah SWT yang tidak ada fungsinya, tak terkecuali dengan perintah mengenaiak para perempuan mengenakan hijab dalam rangka menutupi aurat. Maka dari itu sudah sepatutnya untuk mengenakan jilbab dengan benar untuk menghindari keburukan dari pandangan bukan mahram dan juga terhindar dari siksa Allah SWT. (MZM)