Arti Kata Bhinneka, Makna, Tujuan dalam Berbangsa dan Bernegara

Konten dari Pengguna
21 September 2021 17:52
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Arti Kata Bhinneka, Makna, Tujuan dalam Berbangsa dan Bernegara (937)
searchPerbesar
Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia. Sumber: https://www.freepik.com/
Sebagai warga negara Indonesia, kita pasti tahu bahwa semboyan negara kita adalah Bhinneka Tunggal Ika yang ada di cengkraman kaki Pancasila. Namun apakah kamu tahu arti dari kata Bhinneka dan makna serta tujuan digunakannya kata Bhinneka dalam semboyan negara kita?
ADVERTISEMENT

Arti Kata Bhinneka, Makna, Tujuan dalam Berbangsa dan Bernegara

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan bangsa Indonesia yang berasal dari bahasa Jawa kuno yang diambil dari Kitab atau Kakawin Sutasoma karangan Mpu Tantular di masa Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Kitab ini berisikan toleransi antar umat beragama pada zaman tersebut, yaitu agama Hindu-Siwa dan Buddha.
Kata Bhinneka memiliki arti berbeda-beda atau beraneka ragam. Makna dari kata Bhinneka adalah dalam kehidupan pasti terdapat perbedaan, baik itu dalam sifat, agama, maupun pendapat. Apabila perbedaan tersebut dibiarkan, akan menyebabkan pergaduhan dan saling menang sendiri. Sehingga memerlukan wadah yang dapat menyatukan perbedaan agar kehidupan menjadi harmonis.
Oleh karena itu semboyan Bhinneka Tunggal Ika hadir. Tujuannya adalah mempersatukan seluruh manusia, terutama masyarakat Indonesia dalam kehidupan, terutama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Contoh pemanfaatan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dikutip dari buku berjudul Diktat Resmi Tes CPNS 2017/2018 Sistem CAT oleh Tim Edu President dan Amin (2017: 195).
Arti Kata Bhinneka, Makna, Tujuan dalam Berbangsa dan Bernegara (938)
searchPerbesar
Ilustrasi perbedaan suku di Indonesia namun tetap saling bersatu. Sumber: https://www.freepik.com/
  1. Dalam rangka membentuk kesatuan dan persatuan bangsa dengan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia diharapkan tidak terjadi pembentukan konsep baru dari keanekaragaman konsep-konsep yang terdapat pada unsur-unsur atau komponen bangsa.
  2. Semboyan bangsa Indonesia tidak bersifat sektarian dan eksklusif. Hal ini bermakna bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dibenarkan merasa dirinya yang paling benar, paling hebat, dan tidak mengakui harkat maupun martabat pihak lain. Bhinneka Tunggal Ika bersifat inklusif, artinya golongan mayoritas dalam hidup berbangsa dan bemegara tidak memaksakan kehendaknya pada golongan minoritas.
  3. Semboyan bangsa Indonesia tidak bersifat formalistis yang hanya menunjukkan perilaku semu. Bhinneka Tunggal Ika dilandasi Oleh sikap saling percaya mempercayai, saling hormat menghormati, saling cinta mencintai, dan rukun. Hanya dengan cara demikian maka keanekaragaman ini dapat dipersatukan.
  4. Semboyan bangsa Indonesia bersifat konvergen tidak divergen, yang bermakna perbedaan yang terjadi dalam keanekaragaman tidak untuk dibesar-besarkan, tetapi dicari titik temu dalam bentuk kesepakatan bersama. Hal ini akan terwujud apabila dilandasi oleh sikap toleran, non sektarian, inklusif, akomodatif, dan rukun.
ADVERTISEMENT
Tanpa persatuan dan kesatuan antar seluruh masyarakat Indonesia, tidaklah mungkin Indonesia bisa sampai sekarang. Namun perbedaan juga membuat Indonesia semakin indah karena keberagaman tiap orang dan saling mengisi satu sama lain. (MZM)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020