Arti Sejarah Itu Sinkronisasi dalam Ilmu Sosial

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan arti sejarah itu sinkronisasi! Pertanyaan ini muncul saat mempelajari sejarah terutama yang berkaitan dengan cara berpikir dari cabang ilmu sosial tersebut. Cara menjawabnya sendiri dengan memaparkan pengertian dari sinkronisasi dalam sejarah.
Selain mempelajari pengertiannya, berbagai hal-hal lain yang berkaitan dengan sinkronisasi dalam sejarah juga perlu dipahami. Misalnya adalah ciri-ciri dan contohnya.
Arti Sejarah Itu Sinkronisasi dan Ciri-cirinya
Menurut buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas X, J. Sumardianta, dkk (2007: 3), dalam bahasa Yunani, sejarah diartikan sebagai pengkajian dan pembelajaran yang menyangkut manusia secara kronologis (berdasarkan urutan waktu).
Lantas apa arti sejarah itu sinkronisasi? Jadi, sinkronisasi atau lebih tepatnya sinkronik dalam sejarah adalah semua hal yang berkaitan dengan peristiwa sejarah dalam suatu waktu. Misalnya adalah pola, gejala dan karakternya.
Penggambaran secara sinkronik akan lebih mengutamakan ruang yang luas namun dalam waktu yang singkat. Ciri-cirinya pun sebagai berikut.
Kajian bersifat mendalam
Mengutamakan kajian gejala, pola, serta karakter dari suatu peristiwa
Tak ada perbandingan
Mengkaji peristiwa pada suatu masa
Kajian bersifat sistematis
Kajian bersifat horizontal
Kajian lebih sempit dari diakronik
Baca juga: Contoh Diakronik Lengkap dengan Pengertiannya dalam Ilmu Sejarah
Contoh Sinkronik dalam Sejarah
Contoh sinkronik dalam sejarah bisa diketahui dalam Buku Siswa Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10, Windriati, S.Pd (2021:19). Berikut ulasannya.
Suasana di Jakarta Saat Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
Pembacaan Proklamasi pada 17 Agustus 1945 adalah peristiwa yang paling bersejarah dan paling penting bagi bangsa Indonesia. Peristiwa itu terjadi di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 (Sekarang Jalan Proklamasi). Pembacaan Proklamasi dihadiri sekitar 500 orang dari berbagai kalangan dengan membawa apa pun yang bisa digunakan sebagai senjata. Meskipun Jepang sudah dikalahkan oleh Sekutu, Balatentara Dai Nippon (Jepang) masih berada di Jakarta. Namun suasana di Jakarta masih kondusif.
Awalnya Proklamasi akan dibacakan di Lapangan Ikada, namun dipindahkan ke kediaman Soekarno karena dikhawatirkan terjadi pertumpahan darah. Akibatnya, sekitar 100 anggota Barisan Pelopor kembali berjalan dari lapangan Ikada ke Kediaman Soekarno. Mereka datang terlambat dan menuntut pembacaan ulang Proklamasi. Namun ditolak dan hanya diberikan amanat singkat oleh Hatta.
Itulah penjelasan singkat arti sejarah itu sinkronik dalam ilmu sosial beserta ciri-ciri dan contohnya. Penjelasan ini bisa dijadikan bahan belajar di rumah. (LOV)
