Konten dari Pengguna

Arti Tanda Tempo dan Jenis-jenisnya dalam Dunia Musik

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanda tempo. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanda tempo. Foto: Unsplash

Siapa pun yang sering berurusan dengan dunia musik pasti paham apa arti tanda tempo itu. Musik yang terdengar indah di telinga memang mempunyai banyak unsur di dalamnya. Salah satu unsur tersebut adalah tanda tempo.

Untuk menghasilkan musik yang indah dan merdu, pemain musik harus bisa membaca tanda tempo. Lantas, apa arti tanda tempo itu?

Arti Tanda Tempo dan Jenis-jenisnya dalam Dunia Musik

Ilustrasi notasi lagu. Foto: Pexels

Secara umum, tempo merupakan bagian dari musik yang sangat berkaitan dengan ukuran kecepatan birama lagu. Sehingga, kemampuan membaca tanda tempo jadi hal yang sangat penting dalam menciptakan karya musik.

Tempo merupakan unsur penting dalam musik. Tempo akan menentukan cepat atau lambatnya suatu musik atau lagu dinyanyikan atau dimainkan.

Berdasarkan pengertian tersebut, arti tanda tempo adalah simbol yang dipakai sebagai acuan cepat atau lambatnya suatu musik. Dalam buku Introduction to Music Theory oleh Allen Winold, tanda tempo diartikan sebagai kecepatan beat atau ketukan tiap menit pada musik.

Sementara, menurut yang tertulis dalam Kamus Musik oleh Pono Banoe, apa arti tempo itu dijelaskan sebagai waktu dan kecepatan dalam ukuran langkah tertentu pada musik.

Lagu bertempo cepat akan dinyanyikan dengan gembira dan semangat. Sementara, lagu bertempo sedang akan lebih terkesan megah. Sebaliknya, lagu bertempo lambat digunakan untuk menyanyikan lagu sedih, syahdu, dan romantis.

Jenis Tanda Tempo

Ilustrasi notasi balok dan tanda tempo. Foto: Pexels

Berikut jenis-jenis dan tingkatan tanda tempo.

1. Tanda Tempo Lambat

Tempo lambat terbagi dalam empat tingkatan, antara lain:

  1. Tempo grave adalah sangat lambat dan khidmat (40-44 M.M).

  2. Tempo Largo adalah tempo yang lambat dana gung (46-50 M.M).

  3. Tempo Adagio adalah tempo yang sedikit lebih cepat dari tempo largo (52-54 m.m).

  4. Tempo Lento adalah tempo yang sangat lambat (56-58 M.M).

2. Tempo Tanda Sedang

Tempo sedang terbagi atas empat tingkatan, antara lain:

  1. Adante merupakan tempo yang secepat orang berjalan yaitu 72 sampai 76 M.M.

  2. Andantino merupakan tempo yang berarti lebih cepat dari adante yaitu 80 sampai 84 M.M.

  3. Maestoso merupakan tempo agung dan mulia yaitu berada pada 88 sampai 92 M.M.

  4. Moderato merupakan tempo yang sedang berada pada 96 sampai 104 M.M.

3. Tempo Tanda Cepat

Tempo cepat terbagi atas empat tingkatan, sebagai berikut:

  1. Allegretto yaitu tempo yang agak cepat dan riang (108 sampai 116 M.M).

  2. Allegro yaitu tempo yang cepat, hidup, dan riang (132 sampai 138 M.M).

  3. Vivace yaitu tempo yang berarti hidup dan riang (160 sampai 176 M.M).

  4. Presto yaitu tempo yang berarti cepat (184 sampai 200 M.M).

Baca Juga: Tanda Tempo Moderato pada Lagu dan Contohnya

Memahami Jenis dan Karakteristik dalam Seni Musik

Ilustrasi bermain musik. Foto: Pexels

Seni musik mempunyai berbagai jenis dan karakteristik yang membedakan satu genre musik dengan yang lain. Setiap jenis musik tersebut memiliki ciri khasnya sendiri, termasuk penggunaan instrumen, gaya melodi, dan sebagainya.

Dikutip dari Seni dan Budaya oleh Harry Sulastianto, dkk., (2006: 26), seni musik dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu musik tradisional, musik modern, musik kontemporer, dan musik klasik. Berikut penjelasannya:

1. Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan jenis seni musik yang terpengaruhi oleh adat, tradisi, serta budaya masyarakat tertentu. Musik tradisional hidup di masyarakat secara turun-temurun dan dipertahankan sebagai sarana hiburan.

Adapun ciri-ciri atau karakteristik musik tradisional, yaitu:

  • Berkembang dalam budaya dan tradisi tertentu

  • Diwariskan dari generasi ke generasi

  • Memiliki peran penting dalam ritual, upacara, atau kegiatan budaya

  • Penggunaan instrumen khas yang terkait dengan budaya lokal

  • Pola ritmis yang terkait dengan tarian atau upacara

  • Dipengaruhi budaya lokal yang kuat

2. Musik Modern

Musik modern merupakan jenis seni musik yang mendapat sentuhan instrumen dan teknologi serta tidak terlahir dari musik masyarakat adat. Musik modern bersifat universal yang berarti tidak terikat pada suatu daerah tertentu serta dipengaruhi oleh teknologi modern.

Adapun karakteristik musik modern, yaitu:

  • Berkembang setelah musik klasik dan sebelum musik kontemporer

  • Berorientasi pada perkembangan teknologi

  • Penggunaan instrumen modern seperti gitar listrik dan drum

  • Penggunaan pola musik yang berulang

  • Struktur lagu yang jelas

  • Dipengaruhi budaya populer masa kini

3. Musik Kontemporer

Musik kontemporer merupakan jenis seni musik yang dikembangkan pada era modern hingga saat ini. Musik ini sering kali bereksperimen dengan elemen musik yang baru dan menggabungkan berbagai pengaruh dari genre dan budaya berbeda.

Musik kontemporer menjadi sebuah wadah bagi seniman-seniman musik untuk menciptakan maupun mengaransemen sajian musik yang berbeda dari yang lain.

Adapun karakteristik musik kontemporer, yaitu:

  • Dikembangkan pada era modern hingga saat ini

  • Bereksperimen dengan elemen musik yang baru

  • Menggabungkan berbagai pengaruh dari genre dan budaya yang berbeda

  • Kebebasan ekspresi dalam musik

  • Penggunaan teknologi modern dalam produksi musik

4. Musik Klasik

Musik klasik adalah jenis seni musik yang komposisinya lahir dari budaya Eropa dan digolongkan melalui beberapa periode tertentu.

Dikutip dari Panduan Produksi Acara Televisi Nondrama oleh Rusman Latief (2020: 26), periode musik klasik tersebut antara lain zaman pertengahan (476-1450), zaman Renaisans (1450-1600), zaman Barok (1600-1750), zaman Klasik (1740-1830), dan zaman Romantik (1815-1910).

Musik klasik sering melibatkan orkestra besar dan biasanya tanpa ada iringan vokal. Jenis musik ini melahirkan beberapa musisi terkenal sepanjang sejarah, di antaranya Mozart, Beethoven, Chopin, dan Johann Pachelbel.

Adapun karakteristik musik klasik, yaitu:

  • Berkembang pada periode klasik dan periode sebelumnya, seperti Barok dan Renaissans.

  • Diidentifikasi melalui karya-karya komposer terkenal, seperti Beethoven, Mozart, atau Bach.

  • Penggunaan instrumen orkestra.

  • Struktur musik yang kompleks.

  • Perhatian yang besar pada harmoni, melodi, dan dinamika.

Baca Juga: Pengertian Nada, Dinamik, dan Tempo yang Perlu Dipahami

(DNR & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis tanda tempo?
chevron-down

Tanda tempo lambat, tempo tanda sedang, dan tempo tanda cepat.

Apa kegunaan tanda tempo?
chevron-down

Tempo akan menentukan cepat atau lambatnya suatu musik atau lagu dinyanyikan atau dimainkan.

Apa saja jenis seni musik?
chevron-down

Seni musik dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu musik tradisional, musik modern, musik kontemporer, dan musik klasik.