Arti Yaumul Jaza dan Penjelasan Lengkapnya dalam Al-Quran

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti yaumul jaza perlu dipahami oleh setiap Muslim yang beriman. Yaumul jaza merupakan salah satu tahap kehidupan yang harus dilalui manusia sesudah hari kiamat.
Manusia akan dibangkitkan dari kematian pada hari akhir dan memperoleh penghakiman yang seadil-adilnya. Agar lebih mempersiapkan diri menghadapi proses tersebut, penting sekali untuk memahami makna yaumul jaza dan penjelasannya dalam Al-Quran.
Arti Yaumul Jaza
Mengutip Jurnal Pendidikan Konvergensi, Qosmedia Team (2019), arti yaumul jaza dalam Alquran adalah hari pembalasan seluruh amal manusia. Setelah proses penghakiman, manusia akan ditempatkan di tempat yang abadi sesuai amal perbuatannya.
Balasan yang diberikan oleh Allah SWT tergantung dengan perbuatan yang dikerjakan manusia semasa hidupnya. Sekecil apapun amal atau dosa yang telah diperbuatnya, maka akan tetap mendapat ganjaran dari Allah Yang Maha Adil.
Orang-orang beriman dan beramal sholeh akan memperleh tempat yang terpuji. Tempat tersebut tidak lain adalah surga yang penuh dengan kenikmatan di dalamnya.
Sebaliknya, orang yang tidak beriman dan tidak bersedia menjalankan perintah Allah akan memperoleh balasan yang sangat kejam. Tempat orang-orang yang tidak beriman tersebut adalah di neraka.
Penjelasan tentang Yaumul Jaza dalam Al-Quran
Yaumul jaza telah dijelaskan lebih rinci dalam Al-Qur’an. Adapun ayat-ayat yang membahas tentang hari pembalasan tersebut, yakni sebagai berikut.
1. Surat Al Mu'min Ayat 17
Allah Swt. Berkata bahwa setiap jiwa akan memperoleh balasan sesuai perbuatan yang dilakukannya. Penjelasan tersebut tertuang dalam ayat berikut.
"Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." (Surat Al Mu'min ayat 17)
2. Surat Muhammad Ayat 15
Bagi umat manusia yang bertakwa dan beriman, maka akan diberikan balasan surga oleh Allah. Gambaran surga tersebut tertuang dalam ayat berikut.
"Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka...." (QS. Muhammad ayat 15)
3. Surat Al Gasyiyah Ayat 8-16
Manusia yang bisa masuk surga akan memiliki wajah yang berseri-seri. Gambaran manusia yang beramal sholeh dijelaskan dalam ayat berikut.
"Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri, merasa senang karena usahanya (sendiri), (mereka) dalam surga yang tinggi, di sana (kamu) tidak mendengar perkataan yang tidak berguna. Di sana ada mata air yang mengalir. Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan, dan gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya), dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan permadani-permadani yang terhampar." (Surat Al Gasyiyah ayat 8-16)
Baca juga: Arti Yaumul Fashl dan Nama Lain Hari Kiamat Menurut Alquran
Arti yaumul jaza yang dibahas di atas menggambarkan bahwa Allah akan memberikan balasan yang setimpal pada setiap makhluk sesuai amal perbuatannya. Oleh karena itu, umat manusia dianjurkan selalu berbuat kebaikan selama di dunia. (DLA)
