Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Bentuk Muka Bumi dan Aktivitas Penduduk Indonesia
3 Februari 2025 18:47 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Artikel ini akan menjabarkan macam-macam bentuk muka Bumi dan aktivitas penduduk dalam memanfaatkan keadaan fisik di wilayah yang bersangkutan dalam kehidupan sehari-harinya.
Bentuk Muka Bumi dan Aktivitas Penduduk Indonesia
Aktivitas penduduk di suatu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya. Perbedaan tersebut berkaitan erat dengan keadaan fisik di wilayah tersebut.
Dalam buku berjudul Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP Kelas VII dipaparkan mengenai macam-macam bentuk muka Bumi dan aktivitas penduduknya.
1. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah bagian dari permukaan bumi dengan letak ketinggian 0 hingga 200 meter di atas permukaan air laut (dpal). Penduduk yang bertempat tinggal di daerah dataran rendah memiliki aktivitas dominan, yaitu permukiman dan pertanian.
Di daerah ini biasanya terjadi aktivitas pertanian skala luas dan pemusatan penduduk yang sangat besar. Bentuk pertanian yang umumnya dikembangkan adalah pertanian lahan basah. Di Pulau Jawa, misalnya, penduduk memanfaatkan lahan dataran rendah untuk menanam padi.
ADVERTISEMENT
2. Bukit dan Perbukitan
Bukit adalah bagian dari permukaan Bumi yang lebih tinggi dibanding daerah sekitarnya dengan ketinggian kurang dari 600 meter dpal.
Bukit tak tampak curam seperti halnya gunung. Sementara perbukitan berarti kumpulan dari sejumlah bukit pada suatu wilayah tertentu. Aktivitas penduduk di perbukitan sedikit berbeda dengan penduduk di dataran rendah.
Permukiman hanya tersebar pada daerah-daerah tertentu atau membentuk kelompok-kelompok kecil. Sedangkan aktivitas pertanian dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan dengan kemiringan lereng tertentu.
Teknik sengkedan merupakan cara yang sering digunakan dalam bercocok tanam. Selain memudahkan penanaman, teknik ini juga bermanfaat mengurangi erosi atau pengikisan oleh air.
3. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 meter dpal. Di daerah ini mobilitas penduduk berlangsung lancar seperti halnya di dataran rendah.
ADVERTISEMENT
Sebagian penduduk di dataran tinggi menanam padi dan beberapa jenis sayuran. Selain itu, dataran tinggi kerap menjadi salah satu aset parisiwata yang banyak disukai orang.
Contoh dataran tinggi di Indonesia, antara lain, Dataran Tinggi Dekkan, Dataran Tinggi Gayo, Dataran Tinggi Dieng, Dataran Tinggi Malang, dan Dataran Tinggi Alas. Aktivitas penduduk dataran tinggi umumnya dalam bidang peternakan, pertanian, dan pariwisata.
4. Gunung dan Pegunungan
Gunung adalah bagian dari permukaan Bumi yang menjulang lebih tinggi dibanding daerah sekitarnya. Adapu yang dimaksud dengan pegunungan, yaitu kawasan yang terdiri atas deretan gunung-gunung dengan ketinggian lebih dari 600 meter dpal.
Aktivitas penduduk di pegunungan umumnya dalam bidang peternakan dan pertanian. Penduduk gunung atau pegunungan memanfaatkan lahan yang terbatas untuk pertanian.
ADVERTISEMENT
Komoditas yang dikembangkan biasanya sayuran, buah-buahan, dan beberapa jenis kayu. Selain itu, gunung atau pegunungan juga merupakan aset pariwisata yang sangat potensial.
(SA)