Konten dari Pengguna

Bidang-Bidang Kendali Terbang (Flight Control Surfaces) pada Pesawat Udara

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bidang-Bidang Kendali Terbang (Flight Control Surfaces), Sumber Unsplash Kevin Woblick
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bidang-Bidang Kendali Terbang (Flight Control Surfaces), Sumber Unsplash Kevin Woblick

Pesawat perlu dikendalikan agar bisa beroperasi dengan semestinya dan terbang di udara hingga sampai tujuan. Dalam melakukan hal tersebut, pilot memerlukan bidang-bidang kendali terbang (flight control surfaces)

Secara singkat, bidang-bidang kendali terbang mempunyai fungsi sebagai pemandu pesawat saat beroperasi. Fungsi ini akan berjalan dari pesawat lepas landas hingga mendarat dengan selamat.

Bidang-Bidang Kendali Terbang (Flight Control Surfaces) pada Pesawat

Illustrasi Bidang-Bidang Kendali Terbang (Flight Control Surfaces), Sumber Unsplash John Mcarthur

Mengutip buku Hukum Kepailitan, Elyta Ras Ginting (2019: 322), menurut pasal 1 angka 3 dan 4 UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, secara singkat pesawat udara adalah setiap mesin atau alat yang dapat terbang di atmosfer karena gaya angkat dari reaksi udara.

Pesawat perlu dikendalikan agar bisa beroperasi dengan seharusnya. Di sinilah bidang-bidang kendali terbang (flight control surfaces) diperlukan. Berikut penjelasannya mengenai bidang-bidang tersebut.

1. Utama

Bidang kendali utama atau primary flight control surfaces dibagi lagi menjadi tiga macam, yaitu kemudi pengangkat, kemudi belok, dan kemudi guling. Berikut penjelasannya.

  • Kemudi pengangkat berada di penyeimbang horizontal dengan fungsi untuk mengontrol gerakan hidung yang bisa mengangkat pesawat itu sendiri. Tumpuannya adalah sumbu lateral.

  • Kemudi belok berada di penyeimbang vertikal dengan fungsi untuk mengontrol arah ke kanan dan kiri. Tumpuannya adalah sumbu vertikal

  • Kemudi guling berada di belakang sayap dengan fungsi untuk mengontrol gerakan berbelok, miring, serta berputar. Tumpuannya adalah sumbu longitudinal

2. Sekunder

Bidang kendali sekunder atau secondary flight control surfaces secara umum berfungsi untuk menaikkan gaya hambat induksi serta gaya angkat. Bidang ini dibagi menjadi empat macam, yaitu.

  • Servo tab yang berfungsi untuk membantu gerakan dan menahan bidang kendali

  • Spring tab yang berfungsi untuk membantu gerakan bidang kendali utama

  • Trim tab yang berfungsi untuk mengontrol keseimbangan pesawat

  • Balance tab yang berfungsi untuk membantu gerakan bidang kendali utama dengan mengontrol gaya aerodinamika

3. Tambahan

Bidang kendali tambahan atau auxiliary flight control surfaces berfungsi untuk meningkatkan gaya angkat serta membantu bidang kendali utama. Bagian-bagiannya meliputi slat, slot, leading edge flaps, flap, pengurang kecepatan, dan spoiler.

Baca juga: Fungsi Mur Pesawat Udara dan Kodenya

Itulah bidang-bidang kendali terbang (flight control surfaces). Ulasan ini bisa membantu seseorang seperti siswa penerbangan untuk mempelajari bagian-bagian pesawat. (LOV)