Cara Beriman Kepada Kitab-Kitab Sebelum Al-Quran

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai umat muslim, kita memang diwajibkan untuk beriman kepada kitab-kitab Allah SWT. Tidak hanya Al-Quran, tetapi juga kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya.
Perintah ini bahkan terdapat dalam Al-Quran yang mana Allah SWT menyuruh seluruh umat muslim untuk mengimani dan mempercayai kitab-kitab sebelum Al-Quran. Lantas, bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Quran?
Cara Beriman Kepada Kitab-Kitab Sebelum Al-Quran
Terkadang beberapa umat muslim bertanya bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Quran. Padahal sebenarnya sudah ada penjelasan secara khusus mengenai cara tersebut.
Berikut ini adalah berbagai cara beriman kepada kitab-kitab sebelum Al-Quran yang dikutip dari buku Al-Quran Menjawab Tuduhan karya Muhammad Sa’id Ramadhan Al Buthi dan Mirqat Word Centre (2016:113).
Kita harus meyakini bahwa kitab-kitab sebelum Al-Quran (Taurat, Injil, dan Zabur) merupakan firman Allah SWT dan bukan tulisan atau ucapan manusia. Hal ini perlu ditanamkan pada hati setiap muslim bahwa Allah SWT memang telah menurunkan kitab sebelum Al-Quran sebagai petunjuk umat terdahulu.
Mengimani dan mempercayai bahwa kitab-kitab Allah yang turun sebelum Al-Quran tersebut ditujukan bagi umat nabi yang hidup pada masa dan pada wilayah tertentu.
Ajaran kitab-kitab terdahulu untuk kamu terdahulu pula sehingga sistem hukum dan nilai-nilainya sudah tidak berlaku lagi saat Al-Quran diturunkan yang mana sebagai pelengkap dari kitab-kitab terdahulu.
Percaya bahwa isi di dalam kitab-kitab tersebut benar adanya meski belum disempurnakan oleh Al-Quran. Jadi, akan muncul sebuah keyakinan bahwa tidak akan ada kitab lagi yang diturunkan oleh Allah SWT.
Kandungan di dalam kitab-kitab umat terdahulu sudah habis masa berlakunya mengingat diberlakukan untuk penduduk atau umat di wilayah tertentu dan dalam masa yang tertentu pula. Jadi, tidak bisa digunakan sebagai pedoman sepanjang masa karena sudah ada Al-Quran sebagai kitab bagi umat muslim.
Di dalam kitab-kitab terdahulu terdapat kandungan atau nilai yang sangat positif sehingga tidak ada salahnya jika umat muslim ikut serta mengimaninya selama masih sesuai dengan hukum atau ajaran yang terdapat di dalam Al-Quran.
Baca juga: Alasan Al-Quran Disebut Kitab yang Bersifat Universal
Kitab-Kitab Sebelum Al-Quran
Al-Quran merupakan kitab penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya. Kitab tersebut bersifat lokal sehingga hanya berlaku bagi umat tertentu, berbeda dengan Al-Quran yang lebih universal dan relevan sepanjang masa.
Ada tiga kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran. Apa saja? Berikut penjelasannya dirangkum dari buku Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/MA Kelas XI oleh Tim Ganesha Operation.
1. Kitab Taurat
Ini adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa AS. Kitab yang menjadi pedoman hidup kaum Bani Israil ini mengandung sepuluh perintah Allah yang dikenal sebagai The Ten Commandments. Berikut perintahnya:
Keharusan mengakui keesaan Allah SWT.
Larangan menyembah patung dan berhala.
Larangan menyebut nama Allah SWT dengan sia-sia.
Perintah memuliakan hari Sabtu.
Perintah menghormati ayah dan ibu.
Larangan menjadi saksi palsu.
Larangan berbuat zina.
Larangan mencuri.
Larangan mengambil hak orang lain.
Larangan membunuh sesama manusia tanpa alasan yang benar.
2. Kitab Zabur
Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS sebagai petunjuk hidup bagi beliau dan kaumnya. Kitab ini terdiri dari 150 pasal yang memuat doa, zikir, dan nyanyian yang sering disenandungkan Nabi Daud. Beberapa doa dan nyanyian tersebut, yaitu:
Ungkapan hidup Nabi Daud AS.
Permohonan ampun kepada Allah yang diungkapkan Nabi Daud atas dosanya.
Sukacita yang dirasakan Nabi Daud AS setelah meraih kemenangan atas musuh.
Kemuliaan Dzat Allah SWT beserta sifat-sifatnya.
3. Kitab Injil
Allah mengutus Nabi Isa AS untuk melanjutkan risalah Nabi Musa dan Nabi Daud dengan memerintahkannya membimbing kaum Bani Israil. Sebagai pedoman, diturunkanlah kitab Injil kepada Nabi Isa untuk disampaikan kepada kaumnya itu.
Secara umum, isi kandungan Injil adalah sebagai berikut:
Perintah untuk kembali kepada ajaran tauhid yang murni.
Aran yang menyempurnakan kitab Taurat.
Pembenaran terhadap kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya (Taurat dan Zabur).
Ajaran untuk hidup sederhana dan menjauhi sifat tamak.
Baca juga: Kandungan Surat Al Isra Ayat 2 tentang Turunnya Kitab Taurat Kepada Nabi Musa
(Anne)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana sikap kita terhadap kitab-kitab terdahulu?

Bagaimana sikap kita terhadap kitab-kitab terdahulu?
Kita harus menyakini bahwa kitab-kitab sebelum Al-Quran (Taurat, Injil, dan Zabur) merupakan firman Allah SWT dan bukan tulisan atau ucapan manusia.
Apa saja kitab-kitab sebelum Al-Quran?

Apa saja kitab-kitab sebelum Al-Quran?
Ada tiga kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran, yaitu Taurat, Zabur, dan Injil.
Apa isi kitab Taurat?

Apa isi kitab Taurat?
Kitab inin mengandung sepuluh perintah Allah yang dikenal sebagai The Ten Commandments.
