Cara Membeli Saham untuk Pemula

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membeli saham ternyata tidak semudah yang kita kira. Walaupun resiko cukup besar, selama kalian bisa dan pintar dalam melakukannya, membeli saham dapat memberi keuntungan besar.
Di era yang canggih ini, investasi dapat dilakukan dengan lebih mudah untuk direalisasikan karena banyaknya cara membeli saham melalui online.
Tips Cara Membeli Saham
Ada beberapa hal yang perlu kalian lakukan untuk memulai berinvestasi saham. Dilansir dari cermati.com (25/02/21), berikut tips main saham online untuk pemula:
1. Siapkan modal investasi
Membli saham sebuah perusahaan atau investasi tentu memerlukan modal. Modal investasi bisa kalian sesuaikan dengna kemampuan finansial kalian. Mulai dari tabungan sekolah hingga anggaran yang kalian alokasikan secara khusus untuk investasi.
Satuan saham adalah lot. Satu lot = 100 lembar saham. Bila kalian memiliki modal Rp. 5 juta dan tertari membeli saham perusahaan A seharga 2.000 per lembar sahamnya, berarti kalian mendapat 25 lot saham.
Jangan menggunakan modal investasi yang berasal dari anggaran belanja sehari-hari untuk kebutuhan pokok apalagi berhutang karena investasi tidak selalu untung.
2. Buka rekening saham atau efek di sekuritas
Kalian butuh rekening efek untuk transaksi jual beli saham. Jadi kalian perlu buat rekening saham atau efek di salah satu perusahaan sekuritas yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Membuat rekening saham bisa dilakukan secara online atau langsung ke kantornya.
Persyaratannya mudah, kalian tinggal akses aplikasi atau website pembukaan rekening saham online sekuritas tersebut, isi lengkap data diri, unggah foto e-KTP, NPWP, dan foto selfie memegang e-KTP, serta foto buku rekening tabungan.
Perusahaan sekuritas akan memproses permohonan pembuatan rekening saham online Anda dan jika disetujui, kalian akan memperoleh Single Investor Identification (SID) dan rekening dana nasabah (RDN) untuk bertransaksi.
3. Cari referensi saham
Perhatikan dengan benar saham-saham yang kalian akan beli. Cari tahu fundamental atau kinerja perusahaan tersebut dari tahun ke tahun, termasuk prospeknya ke depan.
Kalian bisa mempelajari dan mengamati kinerja dan keuangan perusahaan tersebut di website Bursa Efek Indonesia, sosial media, atau forum diskusi para investor. Belilah saham perusahaan yang memiliki kinerja yang baik, aktifitas bisnisnya lancar, dan cukup ternama.
4. Transaksi jual beli saham
Ketika membeli saham, kalian harus perhatukan fluktuasi pergerakan IHSG akibat faktor eksternal dan internal, profil dan tingkat likuiditas perusahaan, laba dari investasi pemegang saham, tren pasar, penjualan, serta earning per share growth.
Jika ingin menjual saham, kalian butuh timing yang tepat seperti saat harga saham sedang naik atau yang biasa disebut profit taking. Jika harga saham turun, kalian bisa jual saham dengan menetapkan cut loss (jual saham dengan harga yang lebih rendah dari harga beli).
Kalian juga perlu tahu tentang biaya transaksi yang dikenakan kepada investor ketika transaksi jual beli saham. Besarannya setiap sekuritas itu berbeda, jadi cari yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan kalian.
5. Amati pergerakan dan tren harga saham
Harga saham bisa berubah setiap waktu, bahkan dalam hitungan detik. Jadi rajinlah mengamati pergerakan dan tren harga saham agar kalian tahu memanfaatkan keadaannya.
Ketika harga saham sudah sesuai target, maka kalian dapat memiliki jual, begitupun dengan tren saham. Misalnya bulan ini saham yang lagi naik daun, saham di bidang farmasi, bulan berikutnya perbankan.
Sebaiknya luangkan waktu untuk main saham online sekitar 15-30 menit per sesi untuk memperoleh informasi terbaru mengenai harga saham dan trennya untuk memaksimalkan keuntungan dari bermain saham.
6. Putar modal atau keuntungan
Sebaiknya modal atau keuntungan yang diperoleh dari bermain saham diputar kembali dengan membeli saham perusahaan lain yang lebih menjanjikan. Jadi kalau kalian rugi di satu saham atau tidak mendapat dividen misalnya, kalian bisa mengantongi dari saham lain. Bisa dibilang diversifikasi mesi sama-sama investasi saham.
Nah, itu dia tips cara membeli saham untuk pemula. Semoga bermanfaat!
(Linda Fahira Putri)
