Cara Membuat Abstrak Skripsi, Struktur, dan Contohnya

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam skripsi, abstrak adalah intisari atau ringkasan dari keseluruhan isi skripsi yang berfungsi untuk memberikan gambaran tentang penelitian yang dilakukan.
Merujuk buku Metodologi dan Teknik Penulisan Ilmiah karya Zunan Setiawan, dkk., abstrak dalam skripsi umumnya terdiri dari 150—250 kata dan mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian.
Abstrak menjadi bagian penting dan pertama yang dibaca oleh dosen, penguji, atau pembaca lainnya sebelum mereka mendalami isi skripsi secara keseluruhan.
Oleh karena itu, abstrak harus ditulis secara jelas, padat, dan sesuai dengan kaidah akademik. Simak terus uraian ini untuk mengetahui cara membuat abstrak skripsi yang benar.
Struktur Abstrak Skripsi yang Benar
Kembali mengutip buku Metodologi dan Teknik Penulisan Ilmiah karya Zunan Setiawan, dkk., struktur dalam penulisan abstrak yang paling banyak digunakan adalah IMRaD (Introduction, Method, Result, and Discussion), atau dalam bahasa Indonesia disingkat PMHdP (Pendahuluan, Metode, Hasil, dan Pembahasan).
Sesuai dengan struktur IMRaD, maka isi sebuah abstrak harus menjelaskan bagian-bagian masing-masing, yaitu:
1. Introduction (Pendahuluan)
Menjelaskan mengenai gambaran umum sebuah penelitian terdiri atas masalah, maksud, dan tujuan dari sebuah penelitian yang ditulis secara padat dan ringkas.
2. Method (Metode)
Menjelaskan bagian metode sebuah penelitian terdiri atas jenis dan desain penelitian, teknik pengumpulan dan analisis data, lokasi dan waktu penelitian yang ditulis secara padat dan ringkas.
3. Result (Hasil)
Menjelaskan bagian hasil yang dicapai dari sebuah penelitian yang ditulis secara padat dan ringkas.
4. Discussion (Pembahasan)
Menjelaskan pembahasan terhadap hasil yang dicapai dan kesimpulan yang dapat diperoleh dari sebuah penelitian, ditulis secara padat, dan ringkas.
Kesimpulan yang dibuat harus disesuaikan dengan rumusan masalah penelitian karena pada bagian ini merupakan rangkuman dari bagian keseluruhan bab pembahasan.
Baca Juga: Apa Itu Tinjauan Pustaka? Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Menyusunnya
Cara Membuat Abstrak Skripsi
Dijelaskan dalam buku A Tool Kit for Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi dan Jurnal) Plus Analisis Data karya Soleh Hasan Wahid, berikut cara membuat abstrak skripsi yang bisa dijadikan panduan.
1. Pahami Tujuan Abstrak
Sebelum menulis abstrak, pastikan penulis memahami bahwa abstrak berfungsi untuk memberikan gambaran singkat mengenai penelitian. Jangan menambahkan informasi yang tidak ada dalam skripsi.
2. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Padat
Abstrak harus ditulis dengan bahasa yang singkat, jelas, dan tidak bertele-tele. Hindari penggunaan istilah teknis yang sulit dipahami oleh pembaca umum.
3. Tulis dalam Satu Paragraf atau Maksimal Dua Paragraf
Biasanya, abstrak ditulis dalam satu paragraf panjang. Namun, jika diperlukan, abstrak dapat dibagi menjadi dua paragraf agar lebih mudah dibaca.
4. Hindari Penggunaan Singkatan dan Kutipan
Dalam abstrak, sebaiknya hindari penggunaan singkatan yang tidak umum dan kutipan dari referensi. Abstrak harus bisa berdiri sendiri tanpa perlu merujuk pada bagian lain dari skripsi.
5. Periksa Jumlah Kata
Pastikan abstrak memiliki jumlah kata yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di universitas. Umumnya, abstrak memiliki panjang 150 hingga 250 kata.
6. Gunakan Format yang Benar
Biasanya, format abstrak meliputi:
Ditulis dalam satu paragraf
Menggunakan spasi 1 atau 1,5
Menggunakan font Times New Roman 12 pt atau Arial 11 pt
Tidak menggunakan subjudul
Contoh Abstrak Skripsi yang Baik dan Benar
Agar semakin paham, berikut beberapa contoh abstrak skripsi yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Contoh 1: Abstrak Skripsi Kualitatif
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan dalam penggunaan layanan digital banking. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 10 responden yang merupakan pengguna aktif layanan digital banking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi kepuasan pelanggan adalah kemudahan penggunaan aplikasi, kecepatan layanan, serta keamanan transaksi. Kesimpulannya, pengembangan fitur yang lebih responsif dan peningkatan keamanan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan digital banking.
Kata Kunci: kepuasan pelanggan, digital banking, keamanan transaksi.
Contoh 2: Abstrak Skripsi Kuantitatif
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di perusahaan X. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan ke 100 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05). Kesimpulannya, perusahaan disarankan untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang lebih partisipatif guna meningkatkan kinerja karyawan.
Kata Kunci: gaya kepemimpinan, kinerja karyawan, regresi linear.
(NDA)
