Cara Mendapatkan mToken BRI dengan Mudah dan Cepat untuk Nasabah

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) perlu mengetahui cara mendapatkan mToken BRI yang ternyata bisa dilakukan dengan mudah dari rumah. Bagi nasabah baru, mToken BRI merupakan salah satu inovasi dari Bank BRI berupa fitur yang dapat dimanfaatkan pengguna setiap kali melakukan transaksi.
Dengan adanya mToken BRI, keamanan nasabah dalam bertransaksi akan terjamin sehingga terhindar dari risiko kejahatan. Lalu, apa sebenarnya mToken BRI dan bagaimana cara aktivasinya?
mToken BRI Itu Apa?
Untuk memudahkan serta menjaga keamanan para nasabahnya dalam bertransaksi, BRI menyediakan inovasi berupa fitur mToken. Ini merupakan sistem pengaman tambahan yang digunakan dalam semua jenis transaksi perbankan, mengubah kata sandi hingga alamat e-mail.
Sistem tersebut berjalan dengan melakukan verifikasi kode (token) yang dikirimkan ke nomor telepon nasabah. Jadi, setiap kali akan melakukan transaksi, nasabah akan menerima verifikasi kode terlebih dahulu untuk bisa melakukan proses selanjutnya.
Adapun jenis transaksi perbankan yang bisa dilakukan meliputi tarik tunai, transfer uang, pembayaran tagihan, hingga melakukan pembelian. mToken BRI akan menjamin keamanan nasabah dalam melakukan berbagai transaksi tersebut agar terhindar dari tindak penipuan.
Kendati demikian, untuk bisa menggunakan berbagai layanan transaksi tersebut, nasabah harus melakukan aktivasi mToken BRI terlebih dahulu.
Bagaimana Cara Dapat mToken BRI?
Untuk melakukan aktivasi mToken BRI, nasabah harus menyertakan beberapa syarat dan ketentuan yang berlaku. Dikutip dari situs resmi Bank BRI, salah satu syaratnya adalah memiliki rekening BRI jenis apa pun baik itu BritAma, BritAma Junio, atau Simpedes dan sudah melakukan aktivasi Internet Banking BRI.
Syarat Mendapatkan mToken BRI
Adapun beberapa syarat mendapatkan mToken BRI adalah sebagai berikut:
Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Memiliki buku rekening BRI dan kartu ATM dalam status aktif.
Memiliki akun Internet Banking BRI.
Memiliki alamat e-mail untuk menerima e-mail notifikasi transaksi Internet Banking BRI.
Memiliki ponsel dengan nomor telepon aktif dari operator yang sudah bekerja sama dengan BRI, antara lain Telkomsel, Indosat, XL untuk operator GSM dan Telkom Flexy, Bakrie Telecom, dan Mobile-8 untuk operator CDMA.
Cara Mendapatkan mToken BRI
Ada dua cara mendapatkan mToken BRI, yaitu secara offline dengan mengunjungi kantor cabang BRI dan secara online dengan melakukan aktivasi melalui situs ib.bri.co.id.
Berikut cara mendapatkan mToken BRI secara offline.
Membawa semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan, seperti KTP, kartu ATM, dan buku tabungan.
Kunjungi kantor cabang BRI terdekat.
Mengisi formulir pendaftaran untuk fitur keamanan tambahan Internet Banking BRI.
Setelah proses pendaftaran selesai, nasabah akan menerima SMS berisi nomor aktivasi layanan.
Lakukan aktivasi layanan dengan memasukkan nomor yang diterima di laman Internet Banking BRI.
Cara Mendapatkan mToken BRI
Adapun cara mendapatkan mToken BRI secara online adalah sebagai berikut:
1. Pertama, kunjungi halaman situs ib.bri.co.id.
Selanjutnya, login dengan user ID dan password BRI Internet Banking.
2. Setelah berhasil login, klik menu (garis 3) sebelah kiri atas, lalu pilih menu "
Selanjutnya akan muncul notifikasi Server ID dan pengguna akan mendapatkan SMS kode mToken yang akan dikirim secara otomatis ke nomor yang terdaftar internet banking.
3. Jika telah mendapatkan SMS nomor aktivasi, silakan masukkan nomor tersebut dan k
Jika berhasil terkirim, akan muncul tampilan pemberitahuan yang menyatakan bahwa aktivasi mToken telah berhasil.
Penyebab Aktivasi mToken BRI Tidak Muncul
Bagaimana jika permintaan mToken gagal? Pada beberapa kasus, melakukan aktivasi mToken melalui laman Internet Banking BRI bisa mengalami kegagalan. Adapun penyebab mToken BRI gagal atau tidak muncul antara lain sebagai berikut.
1. Pulsa tidak mencukupi
BRI mempunyai cara berbeda dalam aktivasi mToken, yaitu melalui SMS dan tarif dibebankan pada pulsa masing-masing nomor telepon terdaftar.
Biasanya, penyebab gagal aktivasi mToken adalah tidak memiliki cukup pulsa. Untuk itu, usahakan ketika akan melakukan proses aktivasi mToken sediakan pulsa minimal 1.000 rupiah.
2. Sinyal dan jaringan internet banking gangguan atau tidak stabil
Sering kali ketidaklancaran koneksi internet menjadi masalah saat melakukan aktivasi mToken BRI. Pastikan saat sedang memproses permintaan mToken, jaringan serta sinyal internet stabil sehingga tidak mengganggu proses aktivasi.
3. Nomor telepon tidak aktif
Kenapa nomor aktivasi mToken BRI tidak muncul? Salah satu penyebab lainnya adalah nomor telepon nasabah tidak aktif atau dalam masa tenggang sehingga kode aktivasi mToken tidak muncul.
Tidak dapat dimungkiri bahwa kadang nasabah lupa atau belum mengganti nomor lama yang sudah tidak aktif. Alhasil nomor aktivasi tidak masuk ke ponsel.
Perlu diingat, mToken hanya dikirimkan ke nomor telepon nasabah yang telah didaftarkan di rekening BRI. mToken sendiri berisi sederet kode pengaman yang dikirim melalui SMS.
Di Mana Letak mToken BRI?
mToken merupakan fitur yang terdapat dalam Internet Banking BRI. Fitur ini baru bisa dipakai setelah nasabah memenuhi ketentuan dan melakukan aktivasi seperti yang dijelaskan di atas.
Lalu, di mana letak mToken BRI? Nasabah dapat menggunakan fitur ini saat melakukan transaksi dengan Internet Banking BRI. mToken yang berupa kode pengaman tambahan akan dikirim melalui SMS setelah pengguna melakukan permintaan mToken. Menu permintaan mToken dapat diakses melalui halaman situs ib.bri.co.id.
Perlu diketahui, satu mToken hanya bisa digunakan untuk satu kali transaksi finansial. mToken hanya dikirimkan ke nomor telepon yang telah didaftarkan ke BRI.
Setiap kali melakukan permintaan mToken, pengguna akan mendapatkan 5 nomor kombinasi yang dikirim melalui SMS dari nomor khusus.
Kelima mToken tersebut dapat digunakan untuk melakukan 5 kali transaksi dalam waktu 12 Jam. Lewat dari 12 jam, kelima atau sebagian sisa mToken yang telah digunakan tersebut akan kedaluarsa. Jadi, pengguna harus melakukan permintaan mToken lagi.
(DNR & SFR)
