Cara Mengatasi Mobil Terendam Banjir yang Tepat

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banjir sering kali menjadi momok bagi para pemilik mobil. Ketika kendaraan kesayangan teredam banjir, hal ini bisa menimbulkan kerusakan dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Air yang masuk ke dalam kendaraan dapat menyebabkan berbagai permasalahan serius, mulai dari gangguan pada mesin, korosi, hingga korsleting listrik. Tak hanya itu, kondisi interior mobil yang lembap bisa memunculkan jamur dan bau tak sedap jika tak segera ditangani.
Oleh karena itu, penting bagi setia pemilik kendaraan untuk mengetahui langkah-langkah tepat dalam menangani mobil terendam banjir agar kerusakan tidak semakin parah.
Cara Mengatasi Mobil Terendam Banjir
Mengutip laman Autozone.com, berikut beberapa hal penting yang perlu dilakukan saat mobil terendam banjir:
1. Pindahkan Mobil ke Tempat Aman
Jika kondisi memungkinkan, segera dorong mobil ke tempat yang lebih tinggi dan kering. Hindari memindahkannya saat air masih cukup tinggi karena justru bisa membuat air masuk lebih dalam ke ruang mesin.
2. Jangan Langsung Menyalakan Mobil
Hindari langsung menyalakan mesin setelah terendam banjir. Air yang masuk ke ruang bakar bisa menyebabkan water hammer, yaitu kerusakan akibat tekanan air yang tinggi di dalam silinder mesin.
3. Segera Lepaskan Aki Mobil
Segera lepas kabel aki untuk menghentikan aliran listrik ke seluruh sistem mobil. Ini penting untuk menghindari risiko korsleting yang bisa merusak sistem kelistrikan.
4. Keluarkan Sisa Air dari Mobil
Jika air tak mencapai dasbor, ada kemungkinan kerusakan tak terlalu parah. Gunakan penyedot air atau vacuum khusus untuk mengeluarkan genangan dari lantai mobil.
Cuci karpet, jok, dan bagian interior lainnya menggunakan sabun, lalu jemur hingga benar-benar kering. Buka seluruh bagian mobil, termasuk pintu, bagasi, jendela, dan kap mesin, agar sirkulasi udara lebih maksimal.
5. Lepas Busi dan Komponen Pengapian
Jika menduga air sempat masuk ke dalam mesin, lepas busi dan komponen pengapian lainnya. Periksa apakah ada kotoran, lumpur, atau endapan air yang menandakan banjir. Bersihkan dan keringkan semua bagian tersebut sebelum digunakan kembali.
6. Kosongkan Tangki Bensin
Air yang masuk ke tangki bensin bisa menyebabkan kerusakan serius pada sistem pembakaran. Sebaiknya kosongkan tangki dan ganti dengan bahan bakar baru yang bersih untuk memastikan mobil kembali bekerja secara optimal.
7. Periksa dan Ganti Cairan Mobil
Setelah kondisi memungkinkan, periksa semua cairan penting seperti oli mesin, oli transmisi, minyak rem, dan cairan radiator. Jika terlihat keruh atau bercampur air, segera ganti untuk mencegah kerusakan.
8. Periksa Sistem Kelistrikan
Lakukan pengecekan menyeluruh, jika ditemukan kerusakan, sebaiknya minta teknisi untuk memeriksanya lebih lanjut. Beberapa komponen bisa dibersihkan dan dikeringkan, tetapi ada juga yang perlu diganti.
9. Bawa ke Bengkel
Setelah semua langkah darurat selesai dilakukan, segera bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan menyeluruh. Teknisi akan membantu memastikan bahwa tak ada kerusakan yang terlewat dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kendaraan.
Baca Juga: Apakah Kunci Keyless Tahan Air? Ini Penjelasannya
(SA)
