Cara Mengetahui Weton Lahir dari Hari dan Pasaran Jawa

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui weton lahir merupakan salah satu tradisi budaya Jawa yang masih lestari hingga saat ini. Banyak masyarakat Jawa percaya bahwa weton dapat memberi gambaran mengenai karakter, keberuntungan, hingga jodoh seseorang.
Weton lahir ditentukan dari gabungan antara hari lahir seseorang dalam kalender Masehi dan hari pasaran dalam kalender Jawa. Kombinasi ini menghasilkan satu weton yang unik bagi setiap orang.
Cara mengetahui weton lahir sebenarnya cukup sederhana jika memahami langkah-langkahnya. Simak pembahasan selengkapnya dalam artikel ini mengenai apa itu yang dimaksud dengan weton lahir dan cara mengetahuinya.
Apa Itu Weton Lahir?
Weton diartikan sebagai hari kelahiran. Weton dalam bahasa Jawa berasal dari kata wetu yang berarti keluar atau lahir. Misalnya, seseorang yang lahir pada hari Kamis Wage akan memiliki weton Kamis Wage. Kombinasi ini nantinya akan dihitung dengan menggunakan angka yang disebut neptu.
Perhitungan weton sering digunakan untuk mencari hari baik sebelum menggelar acara penting seperti pernikahan, khitanan, membuka usaha, atau membangun rumah. Hasil weton dipercaya bisa menunjukkan apakah suatu hari cocok untuk sebuah kegiatan atau tidak.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian neptu dalam perhitungan, masyarakat Jawa cenderung menghindari tanggal tersebut untuk mencegah hal-hal yang dianggap membawa sial, seperti kesulitan rezeki, sakit, atau rumah tangga yang tidak harmonis.
Baca Juga: Tibo Topo: Arti dan Cara Menghitungnya dalam Weton Jawa
Perhitungan Weton Lahir
Setiap orang memiliki weton lahir masing-masing yang ditentukan berdasarkan tanggal lahirnya. Untuk mengetahui weton lahir seseorang, ada dua langkah utama yang harus dilakukan seperti dikutip dari buku Primbon Praktis karya Mama Flo.
1. Menentukan Hari Lahir dan Pasaran
Langkah pertama adalah mengetahui hari kelahiran seseorang berdasarkan kalender Masehi dan pasaran dalam kalender Jawa. Hari lahir (Senin sampai Minggu) dan hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) inilah yang menjadi dasar utama dalam menentukan weton seseorang.
2. Menjumlahkan Nilai Neptu Hari dan Pasaran
Setiap hari dan pasaran memiliki nilai angka tertentu yang disebut neptu. Berikut adalah daftar nilai neptu berdasarkan primbon Jawa:
Neptu Hari
Minggu: 5
Senin: 4
Selasa: 3
Rabu: 7
Kamis: 8
Jumat: 6
Sabtu: 9
Neptu Pasaran
Pahing: 9
Pon: 7
Wage: 4
Kliwon: 8
Legi: 5
Setelah mengetahui hari dan pasarannya, cukup jumlahkan nilai neptunya. Berikut contohnya:
Jika seseorang lahir pada Selasa Kliwon, maka perhitungannya adalah:
Selasa = 3
Kliwon = 8
Total Neptu = 3 + 8 = 11
Angka 11 inilah yang disebut neptu weton dan bisa digunakan untuk berbagai perhitungan lainnya, seperti kecocokan jodoh, rezeki, dan lain sebagainya.
(SA)
