Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona untuk Siswa

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona. Sumber: Foto Unsplash/Artturi Jalli
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona. Sumber: Foto Unsplash/Artturi Jalli

Cara menghitung gaya batang dengan metode Cremona sering dicari para siswa. Metode Cremona merupakan metode penyelesaian gaya-gaya batang dengan cara gambar proyeksi grafis.

Sebagai prinsip, penggunaan metode ini perlu memahami konsep perhitungan terlebih dahulu agar nantinya tidak membingungkan ketika menjumpai model konstruksi yang lebih sulit. Lantas, bagaimana cara untuk menghitung gaya batang dengan menggunakan metode Cremona?

Prinsip Perhitungan Metode Cremona

Ilustrasi Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona. Sumber: Foto Unsplash/Anoushka Puri

Sebelum mengetahui cara menghitung gaya batang dengan metode Cremona, ketahui terlebih dahulu prinsip perhitungan metode ini mengutip dari buku Mekanika Rekayasa Lanjutan Struktur Statis Tak Tentu, Moh Nur Sholeh, (2023:16), adalah sebagai berikut:

  • Menghitung reaksi tumpuan terlebih dahulu.

  • Memberi nama setiap batang dan titik buhul.

  • Memberi tanda pada setiap batang apakah batang tersebut merupakan batang tekan atau batang tarik, dengan melihat lendutan akibat pembebanan yang diberikan.

  • Membuat skala dalam menentukan arah penggambaran.

  • Memulai melukiskan gaya batang dari titik buhul yang maksimum besar gaya batangnya hanya dua batang yang tidak diketahui, yang biasanya dimulai dari titik tumpuan.

  • Urutan dalam melukiskan gaya batang dibuat searah jarum jam.

  • Ketika menentukan besarnya gaya batang berprinsip bahwa resultan seluruh gaya luar dan gaya dalam = 0.

  • Ketika melukisan arah gaya batang harus sejajar dengan batang yang dihitung gayanya.

Soal Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona

Ilustrasi Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona. Sumber: Foto Unsplash/Dan Cristian Pădureț

Berikut adalah cara menghitung gaya batang dengan metode Cremona yang harus diketahui para siswa.

Contoh soal:

Hitunglah gaya batang dari struktur rangka batang di bawah ini!

Ilustrasi Cara Menghitung Gaya Batang dengan Metode Cremona. Sumber: Mekanika Rekayasa Lanjutan Struktur Statis Tak Tentu

Langkah-langkah pengerjaannya sebagai berikut:

  1. Gunakan dua penggaris segitiga untuk proyeksi.

  2. Dimulai dari buhul A

    Gambar Rav naik sebesar 100 kg dengan skala tertentu tergantung kertas, misalnya skala 1 cm 10 kg. Setelah itu P1 turun 50 kg, S1 miring 45° dan terakhir S2. Poligon harus menutup.

  3. Buhul C

    Dengan melanjutkan S2 yang telah ada, dilanjutkan S4 dan terakhir S3. Untuk membentuk poligon tertutup maka S3 = 0.

  4. Buhul B Dimulai dari S4 dilanjutkan S2 miring 45° kemudian P3 turun 50 kg dan terakhir Rav naik 100 kg.

  5. Terakhir buhul D

    Dimulai dari S1 dilanjutkan P2 turun 100 kg dan terakhir S5. Pada dasarnya buhul D ini hanya untuk koreksi dan melengkapi saja.

  6. Gambar Cremona yang telah jadi kemudian diplot satu-satu untuk menentukan berapa besar gaya batang. Gaya batang didapat dari panjang batang dikalikan skala.

Berdasarkan hasil di atas maka S1 dan S5 sebagai batang atas mengalami tekan sedangkan S2 dan S4 sebagai batang bawah mengalami tarik.

Baca juga: Pengertian Koefisien Gaya Angkat dan Contoh Soalnya

Demikianlah cara menghitung gaya batang dengan metode Cremona beserta dengan prinsip perhitungannya. Agar lebih memahami materi di atas, cobalah untuk banyak mengerjakan soal latihan. (Adm)