Cara Menyampaikan Hasil Diskusi Sesuai Etika agar Tidak Menyinggung

·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diskusi merupakan salah satu media untuk saling bertukar pikiran dan saling berpendapat untuk menghasilkan keputusan terbaik dan tidak ada yang dirugikan dari keputusan tersebut. Dengan kata lain, diskusi adalah media untuk mencari jalan tengah untuk kebaikan bersama.
Diskusi sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika berdiskusi, setiap orang yang terlibatmemiliki hak dan kewajiban yang sama, tidak boleh membeda-bedakan. Dalam setiap diskusi, setiap orang diperbolehkan untuk menyampaikan pendapatnya, namun saat menyampaikan pendapat harus memperhatikan etika agar tidak ada yang tersinggung.
Memang tidak mudah untuk mengambil keputusan melalui diskusi karena setiap orang memiliki pendapat sendiri dan cenderung akan mempertahankan pendapat yang dianggap benar. Untuk mencapai tujuan bersama, selayaknya kita mengikuti diskusi dan menyampaikan pendapat dengan benar dan bertanggung jawab. Berikut ini adalah etika menyampaikan pendapat saat diskusi.
Etika Menyampaikan Pendapat
Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan: Menumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme, Lukman Surya Saputra, (2007 :114) dalam menyampaikan pendapat terutama saat diskusi di muka umum harus memperhatikan asas keseimbangan hak dan kewajiban, asas musyawarah mufakat, asas kepastian hukum dan keadilan, asas proporsionalitas, dan asas manfaat. Dari asas-asas menyampaikan pendapat dalam diskusi tersebut, berikut adalah etika dalam menyampaikan pendapat agar tidak menyinggung orang lain.
Berpendapat sesuai dengan pemahaman dan dasar yang kuat, jangan sampai berpendapat hanya berdasarkan opini sendiri tanpa di dasari dengan data dan fakta.
Menggunakan kalimat dan gaya bicara yang sopan, saat menyampaikan pendapat jangan sampai menggunakan kalimat dan intonasi yang dapat menyinggung orang lain.
Menghargai dan tidak memotong pembicaraan orang lain karena ini tidak sesuai dengan asas-asas dalam diskusi.
Menghindari emosi saat menyampaikan pendapat atau melakukan sanggahan terhadap pendapat orang lain.
Tidak memaksakan pendapat agar diterima oleh semua orang, karena belum tentu apa yang kita sampaikan adalah yang terbaik karena gunanya diskusi adalah untuk menentukan keputusan terbaik.
Tidak boleh menyerang kehidupan pribadi orang yang sedang berdiskusi.
Demikian adalah pembahasan mengenai cara diskusi yang baik dan benar sehingga tidak menyinggung orang lain. (WWN)
