Cara Tanda Tangan di Materai dengan Penempatan yang Benar

Konten dari Pengguna
19 November 2021 11:16
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Cara Tanda Tangan di Materai dengan Penempatan yang Benar (38637)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara tanda tangan di materai
ADVERTISEMENT
Bea meterai merupakan salah satu pajak yang dipungut dan dikelola oleh negara. Bea materai sebenarnya merupakan biaya pengesahan/penguatan secara hukum atas dokumen berharga dan penting oleh negara, seperti surat perjanjian dan surat-surat lainnya yang digunakan sebagai alat pembuktian, akta-akta notaris termasuk salinannya, akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) termasuk rangkapannya, surat yang memuat jumlah uang lebih dari Rp 1.000.000,00, serta dokumen yang digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilan. Cara tanda tangan di materai penting untuk diketahui setiap orang, karena suatu saat kita pasti akan berurusan dengan dokumen-dokumen penting di atas.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Perpajakan yang ditulis oleh Rimsky K. Judisseno (2004: 152), penggunaan materai telah diatur dalam dasar hukum pelaksanaan pemungutan bea materai, yaitu Undang-Undang No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai, Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1995 tentang Perubahan Tarif Bea Materai, serta Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 182/KMK.04/1995 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1995 tentang Perubahan Tarif Bea Materai.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai cara tanda tangan di materai yang penting untuk diketahui.

Cara untuk Tanda Tangan di Materai

Cara Tanda Tangan di Materai dengan Penempatan yang Benar (38638)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanda Tangan di Materai. (Foto: https://pixabay.com/id/)
Tata cara menempelkan materai tempel dan penggunaan kertas materai dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  1. Materai tempel harus direkatkan seluruhnya pada tempat di mana tanda tangan akan dibubuhkan dengan utuh/tidak rusak di atas dokumen;
  2. Tanda tangan menggunakan tinta atau bahan sejenisnya; tanda tangan harus mengenai materai tempel dan juga kertas yang bersangkutan;
  3. Tanggal, bulan, dan tahun harus diisi pada materai tempel pada saat/setelah ditandatangani;
  4. Apabila digunakan lebih dari satu materai tempel, tanda tangan harus sebagian pada kertas dan sebagian lagi pada semua materai tempel yang digunakan;
  5. Apabila syarat yang sudah dijelaskan sebelumnya tidak terpenuhi untuk keperluan pelunasan dengan menggunakan materai tempel, akan ada sanksi yaitu dokumen tersebut bisa saja dianggap tidak bermaterai dan harus dilakukan pemateraian ulang tambah denda 200%;
  6. Kertas materai hanya boleh digunakan sekali saja.
ADVERTISEMENT
Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)