Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar yang Dapat Dikenali

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling istimewa dalam bulan Ramadan. Dalam Al-Qur'an dinyatakan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa memperbanyak ibadah agar dapat meraih keberkahan dari Allah.
Keistimewaan malam Lailatul Qadar tidak hanya terletak pada nilai ibadahnya, tetapi juga pada tanda-tanda yang menyertainya. Malam ini terjadi pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir Ramadan. Umat Islam dapat mengenalinya melalui tanda-tanda yang disebutkan dalam berbagai hadis.
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
Banyak hadis yang menjelaskan ciri-ciri malam ini, sehingga umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk dengan ibadah yang maksimal. Dalam buku Sukses Berburu Lailatul Qadar karya Muhammad Adam Hussein, berikut tanda-tanda malam Laitaul Qadar.
1. Udara dan Angin Sekitar Terasa Tenang
Salah satu tanda utama dari malam Lailatul Qadar adalah suasananya yang sangat tenang. Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas, Rasullah SAW bersadda,
"Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan." (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman).
2. Pada Malam Hari Langit Tampak Bersih
Di malam Lailatul Qadar, langit tampak bersih. Artinya, tidak tampak awan sedikit pun, suasana tenang dan sunyi, tidak dingin, dan tidak panas.
Hal tersebut berdasarkan dalil hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Dalam Mu'jam at-Thabari al-Kabir disebutkan bahwa, Rasullah SAW bersabda,
"Malam lailatul qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak tampak dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas." (HR. Ahmad)
3. Terbit Matahari Tidak Menyengat
Ciri-ciri malam lailatul lainnya adalah matahari yang tidak menyengat. Dari Ubaiy bin Ka'ab ra berkata, Rasullah SAW bersabda:
"Pagi hari dan malam lailatul qadar terbit matahari tidak menyengat bagaikan bejana, sampai meninggi." (HR. Muslim, Ahmad, Tirmidzi dan Abu Daud)
Baca Juga: Cara Bertaubat kepada Allah SWT bagi Setiap Muslim
4. Malam Hari akan Terlihat Cerah dan Tidak Terasa Gelap
Dalam hadis lain disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar akan terlihat cerah dan tidak terasa gelap. Dari Ubay bin Ka'ab, ia berkata.
"Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam ke- 27 (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru." (HR. Muslim).
5. Malaikat Turun Membawa Ketenangan
Di malam Lailatul Qadar, malaikat akan turun ke Bumi membawa ketenangan bagi orang-orang yang beriman. Pada malam tersebut, manusia merasakan kenikmatan dalam beribadah yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
6. Terjadinya pada Malam Ganjil
Malam Lailatul Qadar terjadi pada lama ganjil sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan, yakni di antara malam ke-21, 23, 25, 27 dan 29. Setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa bersungguh-sungguh dalam beribadah agar dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
(SA)
