Ciri-ciri Mantel Bumi dan Unsur yang Membentuknya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bumi tersusun atas beberapa lapisan. Bagian luar dari planet ini, misalnya, berupa lapisan yang dingin dan padat, sedangkan bagian lainnya berupa massa cair pijar yang sangat panas.
Struktur utama Bumi terdiri dari tiga lapisan utama, yaitu kerak bumi, mantel atau selubung bumi, dan inti bumi. Tiap lapisan memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan yang lain. Untuk lebih memahami pembahasan ini, simak ciri-ciri mantel Bumi yang bisa dipelajari berikut ini.
Apa Itu Mantel Bumi?
Mantel atau selimut bumi, terkadang juga disebut dengan nama selubung bumi karena merupakan lapisan yang menyelimuti inti Bumi.
Lapisan ini terletak di antara inti dan kerak bumi dan menjadi lapisan yang paling tebal di bumi. Mantel bumi adalah lapisan bebatuan yang menyelubungi lapisan inti dengan ketebalan sekitar 2.900 kilometer. Mantel tersusun dari campuran berbagai unsur cair, padat, dan gas yang suhunya mencapai 3.000°C.
Lapisan mantel bumi dikenal juga sebagai lapisan astenosfer. Pada lapisan ini, banyak terjadi pergerakan-pergerakan beberapa lempeng yang disebabkan oleh energi panas Bumi. Pergerakan ini sangat memengaruhi bentuk muka Bumi.
Baca Juga: 4 Zat Makanan yang Tidak Perlu Dicerna Terlebih Dahulu oleh Tubuh Manusia
Ciri-ciri Mantel Bumi
Mengutip buku berjudul Asyiknya Mengenal Dunia Luar Angkasa karya Rahma Kusharjanti, berikut ciri-ciri lapisan mantel Bumi yang perlu diketahui.
1. Letak dan Ketebalan
Mantel bumi berada di bawah kerak Bumi dan membentang hingga batas luar inti bumi. Karena ketebalannya, lapisan ini menjadi yang terbesar dan tersusun oleh sekitar 80 persen dari total volume Bumi.
2. Komposisi dan Kandungan Mineral
Lapisan dalam mantel memiliki ciri-ciri berupa permukaan terdiri dari batuan, permukaan bersifat padat, dan memiliki atmosfer tipis. Batuan di lapisan ini diperkirakan tersusun atas mineral mafic, yaitu campuran antara magnesium dan besi, serta silikat.
3. Suhu dalam Mantel Bumi
Suhu mantel bumi bervariasi sesuai dengan letak lapisannya. Suhu pada mantel bagian bawah kurang lebih 1500 hingga 3000°C dan suhu pada mantel bagian atas 1300 hingga 1500°C.
4. Lapisan-lapisan dalam Mantel Bumi
Mantel terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu mantel bawah dan mantel atas. Kedua mantel ini dipisahkan oleh sebuah area yang disebut sebagai zona transisi. Berikut ciri dari tiap lapisan mantel.
Mantel bagian atas: bersifat plastis hingga semiplastis dengan kedalaman hingga 400 kilometer. Bagian ini campuran antara batuan padat dan batuan leleh. Suhu bagian paling atas lebih dingin sehingga lebih padat.
Mantel bagian bawah: bersifat padat yang kedalamannya mencapai 2.900 kilometer. Mantel bawah terbuat dari batuan padat. Batuan ini cukup panas saat meleleh, tetapi bentuknya tetap padat karena adanya tekanan.
(SA)
