Konten dari Pengguna

Contoh Jenis-Jenis Larutan Standar dalam Pelajaran Kimia

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis larutan standar, sumber foto: unsplash.com/Louis Reed
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis larutan standar, sumber foto: unsplash.com/Louis Reed

Pelajaran kimia merupakan salah satu pelajaran yang wajib dikuasai oleh siswa. Pelajaran ini mempelajari berbagai sifat kimia dari benda dan juga unsur-unsur kimia yang ada di alam. Salah satu materinya adalah jenis-jenis larutan standar.

Dalam kimia dikenal ada beberapa jenis-jenis larutan. Masing-masing larutan memiliki ciri khas tersendiri.

Contoh Jenis-Jenis Larutan Standar

Ilustrasi jenis-jenis larutan standar, sumber foto: unsplash.com/Alex Kondratiev

Dikutip dari buku Konsep Dasar Kimia Analitik karya Nur Yusaerah dkk., (2022) pengertian dari larutan standar adalah larutan yang memiliki konsentrasi yang diketahui secara pasti atau telah diukur dengan sangat akurat.

Larutan standar digunakan sebagai acuan dalam berbagai jenis analisis kimia dan pengujian laboratorium. Fungsinya adalah untuk menentukan konsentrasi atau jumlah suatu zat tertentu dalam sampel larutan yang tidak diketahui konsentrasinya.

Larutan standar dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu larutan standar primer dan larutan standar sekunder. Berikut ini merupakan penjelasan dan contoh dari jenis-jenis larutan standar.

1. Larutan Standar Primer

Larutan standar primer adalah larutan standar yang konsentrasinya telah diketahui kemurniannya dengan pasti dengan cara penimbangan (metode gravimetri).

Nilai konsentrasi larutan standar dapat dihitung dengan perumusan sederhana, setelah diketahui berat zat dan volume pelarut yang digunakan.

Contoh larutan standar primer diantaranya adalah:

  • Larutan kalium dikromat (K2Cr2O7), yang digunakan sebagai oksidator dalam titrasi redoks.

  • Larutan asam oksalat (H2C2O4), yang digunakan sebagai reduktor dalam titrasi redoks.

  • Larutan natrium klorida (NaCl), yang digunakan sebagai pengendap dalam titrasi argentometri.

  • Larutan asam benzoat (C6H5COOH), yang digunakan sebagai asam lemah dalam titrasi asam-basa.

2. Larutan Standar Sekunder

Larutan standar sekunder adalah larutan standar yang konsentrasinya tidak dapat diketahui dengan tepat karena berasal dari zat yang tidak pernah murni.

Konsentrasi larutan ini ditentukan dengan pembakuan menggunakan larutan standar primer, biasanya melalui metode titrimetri.

Contoh larutan standar sekunder diantaranya adalah:

  • Larutan perak nitrat (AgNO3), yang digunakan sebagai pengendap dalam titrasi argentometri.

  • Larutan kalium permanganat (KMnO4), yang digunakan sebagai oksidator dalam titrasi redoks.

  • Larutan besi (II) sulfat (FeSO4), yang digunakan sebagai reduktor dalam titrasi redoks.

  • Larutan natrium hidroksida (NaOH), yang digunakan sebagai basa kuat dalam titrasi asam-basa.

Baca juga: Revolusi Pertanian Ramah Lingkungan: Gulma Berubah Menjadi Pupuk Organik Cair

Demikian adalah pembahasan mengenai jenis-jenis larutan standar dalam pelajaran kimia. Dengan belajar materi ini akan semakin menguasai pelajaran kimia. (WWN)