Konten dari Pengguna

Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen pada Hewan dan Tumbuhan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat gen. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat gen. Foto: Pexels

Keanekaragaman hayati terbentuk karena adanya kesamaan dan perbedaan sifat atau ciri makhluk hidup. Keberagaman ini dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan. Misalnya pada tingkat yang paling rendah seperti tingkat gen.

Adanya keanekaragaman tingkat gen menimbulkan variasi antar-individu dalam satu jenis. Dengan demikian, meskipun termasuk satu spesies, tidak ada yang sama persis antara satu dengan yang lain. Keanekaragaman hayati tingkat gen dapat dijumpai pada makhluk hidup, baik pada hewan maupun tumbuhan.

Apa Itu Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen?

Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat gen. Foto: Pexels

Gen adalah materi hereditas di dalam kromosom yang mengendalikan sifat makhluk hidup. Setiap organisme memiliki kromosom yang membawa sifat keturunan dari induk ke anakannya.

Mengutip buku Praktis Belajar Biologi karya Fiktor Ferdinand P. dan Moekti Ariwibowo dijelaskan bahwa gen terdapat di setiap inti sel makhluk hidup. Meskipun memiliki perangkat dasar yang sama, susunan genetiknya berbeda.

Hal ini menyebabkan setiap makhluk hidup memiliki fenotipe (penampakan luar) maupun genotipe (sifat) yang berbeda. Keanekaragaman gen menunjukkan adanya variasi susunan gen pada individu-individu sejenis. Variasi dalam spesies ini disebut varietas.

Sifat fenotipe makhluk hidup mengekspresikan berbagai variasi dari satu jenis makhluk hidup, seperti tampilan warna mahkota bunga, ukuran daun, hinga tinggi pohon.

Adapun sifat genotipe adalah tipe susunan gen yang dimiliki makhluk hidup tersebut. Contohnya, dua orang wanita yang memiliki rambut hitam keriting.

Meskipun keduanya memiliki rambut hitam keriting, genotipenya mungkin saja berbeda. Misalnya, satu orang bergenotipe homozigot dan satu orang lagi bergenotipe heterozigot.

Setiap individu tersusun atas banyak gen, jika terjadi perkawinan atau persilangan antar individu yang karakternya berbeda akan menghasilkan keturunan yang semakin banyak variasinya.

Baca Juga: Bioteknologi Peternakan: Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen

Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat gen. Foto: Pexels

Keanekaragaman ini cukup mudah dikenali dengan ciri-ciri yang memiliki variasi, nama ilmiah yang sama, serta perbedaan morfologi yang tidak mencolok.

Dalam buku Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas) karya Drs. Akmal, M.Pd., berikut contoh keanekaragaman hayati tingkat gen pada tumbuhan dan hewan.

1. Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen pada Tumbuhan

  • Padi (Oryza sativa) dengan padi rojolele, padi ciherang, pagi ciliwung, dan lain-lain.

  • Mangga (Mangifera indica) dengan varietas mangga arumanis, mangga manalagi, mangga golek, dan lain-lain.

  • Durian (Durio zibethinus) dengan varietas durian petruk, durian bawor, durian, montong, dan lain-lain.

2. Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen pada Hewan

  • Anjing (Canis familiaris) dengan ras anjing golden retriever, anjing bulldog, anjing german shepherd, dan lain-lain.

  • Sapi (Bos taurus) dengan ras sapi bali, sapi madura, sapi fries holland, dan lain-lain. Dalam keanekaragaman hayati tingkat gen, peningkatan dapat terjadi lewat persilangan alias hibridisasi antar-organisme atau spesies dengan sifat berbeda serta pembudidayaan hewan dan tumbuhan liar oleh manusia alias domestikasi.

  • Kucing (Felis catus) dengan ras kucing anggora, kucing persia, kucing sphinx, dan lain-lain.

(SA)A