Konten dari Pengguna

Contoh Konflik Sosial di Masyarakat yang Umum Terjadi

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konflik sosial. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konflik sosial. Foto: Pexels

Manusia sangat beragam karena dipengaruhi oleh faktor ras, etnis, agama, dan golongan atau kelompok sosial. Perbedaan-perbedaan tersebut sering menimbulkan ketegangan sosial antar-individu atau antar-kelompok yang mengarah terjadinya konflik sosial.

Konflik sosial bisa dialami oleh siapa saja pada berbagai lapisan sosial masyarakat. Konflik bisa dimulai dari keluarga, masyarakat, nasional, dan global. Simak contoh konflik sosial yang ada di masyarakat, selengkapnya di artikel ini.

Pengertian Konflik Sosial

Ilustrasi konflik sosial. Foto: Pexels

Konflik sosial merupakan perselisihan yang terjadi akibat adanya perbedaan kepentingan sosial dari pihak yang berkonflik. Hal ini tak dapat terhindarkan dari masyarakat dengan beragam latar belakang suku, agama, adat istiadat, dan tingkat sosial ekonomi.

Keberagaman dapat pula menjadi ancaman terhadap keutuhan akibat kesenjangan ekonomi dan kemiskinan karena ketidakadilan ekonomi, sosial, hukum, dan politik.

Konflik sosial dapat menjadi bahaya ketika telah menjadi kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan sarana/prasaran umum dan tempat tinggal, serta trauma psikologis.

Misalnya, tindak kekerasan yang dilakukan suporter sepak bola atau tawuran antarpelajar yang tidak jarang menimbulkan kerusakan fasilitas umum serta memakan korban jiwa.

Baca Juga: Kapan dan di Mana Istilah Bhineka Tunggal Ika Ditemukan? Ini Asal-usulnya

Contoh Konflik Sosial di Masyarakat

Ilustrasi contoh konflik sosial di masyarakat. Foto: Pexels

Dalam buku Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas 8 karya Nurhayati, M.Pd, berikut bentuk-bentuk konflik sosial dan contohnya dalam masyarakat.

1. Konflik Pribadi

Konflik pribadi adalah konflik yang terjadi antara dua orang individu. Dalam situasi tersebut diperlukan upaya saling menghormati antara pihak-pihak yang memiliki pandangan berbeda.

Contoh konflik pribadi dapat terjadi dalam rumah tangga, misalnya, istri berbeda pendapat dengan suami mengenai cara mendidik anak.

2. Konflik Rasial

Konflik rasial adalah konflik yang terjadi antara dua ras atau suku bangsa yang berbeda. Misalnya etnis Tionghoa, etnis Melayu, etnis Rohingya, dan lain sebagainya. Perlu upaya yang nyata dan kesadaran bersama untuk menyelesaikan konflik.

3. Konflik Antarkelas Sosial

Konflik antarkelas sosial muncul antara dua individu atau kelompok dengan strata yang berbeda. Misal pertentangan antara pekerja dengan majikan. Konflik ini sering muncul berkaitan dengan masalah upah dan gaji.

4. Konflik Politik

Konflik poliitk adalah pertentangan atau konflik yang terjadi antara dua organisasi atau partai politik, umumnya berkaitan dengan kekuasaan. Konflik ini bisa menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Akibatnya pembangunan berbagai sarana untuk kepentingan masyarakat bisa terhenti. Contohnya, konflik antarpartai dalam sebuah negara atau pertikaian elit politik.

5. Konflik atau Pertentangan yang Bersifat Internasional

Konflik ini terjadi karena perbedaan kepentingan yang kemudian berpengaruh pada kedaulatan negara. Sebagai contoh, konflik antarnegara mengenai suatu wilayah eksplorasi minyak di daerah perbatasan.

(SA)