Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
Contoh Penggunaan Energi Alternatif bagi Kehidupan
26 Februari 2025 10:09 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Energi alternatif adalah semua sumber energi yang mampu menggantikan bahan bakar konvensional. Keberadaan energi alternatif menjadi penting karena saat ini manusia masih bergantung pada energi yang tak dapat diperbarui seperti minyak bumi dan batu bara.
ADVERTISEMENT
Seiring perkembangan zaman semakin banyak jenis sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Beberapa contoh sumber energi alternatif meliputi matahari, angin, air, panas bumi.
Contoh Penggunaan Energi Alternatif
Merangkum dari berbagai sumber, berikut contoh penggunaan energi alternatif dalam kehidupan sehari-hari.
1. Panel Surya untuk Listrik Rumah Tangga
Energi matahari merupakan jenis energi alternatif yang tak ada habisnya. Pemanfaatan tenaga surya semakin umum di banyak rumah, terutama di daerah yang mendapatkan banyak sinar matahari.
Sinar matahari dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui penggunaan panel surya yang memiliki sel photovoltaic untuk mengubah cahaya menjadi listrik.
Energi alternatif ini dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti penerangan atau menghidupkan peralatan elektronik. Jenis energi ini juga bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan kendaraan listrik atau perahu yang dilengkapi panel surya.
ADVERTISEMENT
2. Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Angin dapat diubah dari energi kinetik menjadi energi mekanik yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik melalui mesin generator.
Di daerah yang memiliki kecepatan angin tinggi dan stabil, kincir angin dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar. Kincir angin digunakan untuk memompa air irigasi dan menghasilkan listrik.
3. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Energi air adalah salah satu sumber energi terbarukan terbesar. Energi ini dapat diubah menjadi listrik tanpa meninggalkan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh pembangkit listrik fosil.
Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) memanfaatkan energi potensial air yang diubah menjadi energi mekanik oleh turbin, kemudian diubah menjadi energi listrik oleh generator dengan memanfaatkan ketinggian dan kecepatan air.
ADVERTISEMENT
4. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Panas bumi merupakan sumber energi alternatif yang berasal dari pusat bumi. Adapun pembangkit listrik tenaga panas bumi disebut dengan PLTU. Uap panas dari dalam bumi akan dialirkan ke permukaan dengan menggunakan pipa. Kemudian uap panas dialirkan sehingga memutar turbin.
5. Biomassa untuk Bahan Bakar Alternatif
Biomassa merupakan sumber daya yang diperoleh melalui proses fotosintesis berupa produk maupun buangan yang berasal dari tumbuhan, hewan, bakteri, dan limbah.
Energi biomassa berasal dari bahan-bahan biologis yang tersedia di alam, seperti tanaman, perkebunan, pepohonan, ubi, rumput, kotoran hewan, limbah pertanian, dan limbah-limbah yang bersifat organik, baik yang berasal dari industri ataupun limbah rumah tangga.
Bentuk pemanfaatan energi biomassa di antaranya biogas, biodiesel, dan bioetanol. Bahan bakar alternatif ini dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor atau memasak.
ADVERTISEMENT
(SA)