Contoh Salah Satu Faktor yang Menyebabkan Senyawa Karbon Banyak Jumlahnya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu faktor yang menyebabkan senyawa karbon banyak jumlahnya adalah dapat membentuk rantai atom karbon. Secara umum, pengertian senyawa karbon adalah jenis senyawa dengan atom atau komponen penyusunnya sebagian besar adalah atom karbon. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan mengandung atom lain, seperti Hidrogen (H), nitrogen (N), oksigen (O), dan unsur organik lainnya.
Adapun beberapa reaksi kimia yang terjadi secara umum dan menyebabkan senyawa karbon banyak jumlahnya, yaitu:
Substitusi, yaitu pertukaran atom atau gugus atom tanpa adanya perubahan pada jenis ikatan.
Adisi, yaitu penambahan atom atau gugus atom dan memutus ikatan rangkap.
Eliminasi, yaitu pengurangan atom atau gugus atom dan pembentukan ikatan rangkap.
Reduksi, yaitu penambahan atom hidrogen dan pengurangan atom oksigen.
Oksidasi, yaitu pengurangan atom hidrogen dan penambahan atom oksigen.
Contoh Penggolongan Senyawa Karbon
Berikut ini adalah penggolongan contoh senyawa karbon yang dikutip dari buku Ensiklopedia Sistem Koloid dan Senyawa Hidrokarbon karya Yuli Rohmatun (2020).
Alkohol (R-OH) adalah senyawa karbon yang mengikat gugus fungsi hidroksil (-OH). Rumus molekul bagi senyawa alkohol adalah CnH2n+2O.
Eter adalah senyawa karbon yang memiliki rumus molekul CnH2n+2O dengan gugus fungsi -O-, dimana atom oksigen (O) terikat pada dua atom karbon (C).
Keton memiliki rumus molekul umum CnH2nO, dimana gugus fungsi pada senyawanya adalah –CO-.
Aldehida memiliki rumus molekul umum CnH2nO sama seperti keton, di mana rantai karbon pada senyawa ini mengikat gugus fungsi -CHO.
Asam karboksilat memiliki gugus karboksil (-COOH) yang merupakan gabungan dari gugus hidroksi dan karbonil dengan molekul senyawa asam karboksilat mengiktui CnH2nO2.
Ester memiliki molekul yang sama dengan asam karboksilat, yaitu CnH2nO2 dengan gugus fungsi -COO-.
Haloalkana adalah senyawa yang tidak mengandung atom oksigen maupun atom halogen (VIIA) dengan gugus fungsi -X dan rumus molekul CnH2n+1X.
Kemudian dalam senyawa atom juga dikenal istilah isomer, yaitu dua senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama, tetapi dengan struktur yang berbeda. Setidaknya terdapat dua jenis isomer yang perlu dipahami, yaitu isomer ruang dan isomer struktur. (Anne)
