Corona di Indonesia: Bulan November Dilakukan Vaksinasi

Konten dari Pengguna
19 Oktober 2020 18:28
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Corona di Indonesia: Bulan November Dilakukan Vaksinasi (87005)
zoom-in-whitePerbesar
Update Corona di Indonesia Foto: dok. Nytimes
ADVERTISEMENT
Corona di Indonesia sampai saat ini masih terus mendatangkan korban baru. Sebab itu, pemerintah akan mulai melakukan vaksinasi COVID-19 pada November 2020 mendatang dengan mengandalkan vaksin buatan China. Hal ini disampaikan dalam pernyataan Kementerian Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves).
ADVERTISEMENT
Salah satu vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi adalah vaksin corona Sinovac Biotech. Produsen vaksin China ini sudah berkomitmen mengirimkan 3 juta vaksin tahun ini dan 15 juta dalam bentuk bulk. Lantas berapa harga vaksin ini di Indonesia?

November 2020 Dilakukan Vaksinasi Corona di Indonesia, Berapa Harganya?

Sebagai produsen dari Indonesia, PT Bio Farma (Persero) menyebutkan nantinya harga vaksin dari Sinovac di Indonesia sekitar Rp 200 ribu/dosis.
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan dalam menentukan harga vaksin COVID-19, ada beberapa faktor.
Salah satunya adalah tergantung pada investasi pada studi klinis fase 3 terutama dalam uji efikasi dalam skala besar. Penentuan harga vaksin Sinovac di Indonesia juga mengikuti prinsip-prinsip ini. Dengan kata lain, skema pemberian harga vaksin COVID-19 ini, tidak dapat disamakan.
ADVERTISEMENT
Hal ini mematahkan pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa Sinovac sudah menandatangani kontrak pengadaan vaksin dengan Brazil yang akan menjualnya dengan harga US$1,96 per dosis atau setara Rp 29 ribu (asumsi Rp 14.600/US$)

"Informasi harga vaksin COVID-19 di Brasil, telah kami klarifikasi ke pihak Sinovac. Mereka sudah mengirimkan surat elektronik resmi ke Bio Farma, yang memastikan, bahwa informasi dalam pemberitaan tentang kontrak pembelian 46 juta dosis dengan nilai kontrak US$ 90 juta dengan pemerintah Brazil tidak tepat, dan mengenai harga US$1,96 per dosis pun tidak tepat," jelas Honesti seperti dikutip dari keterangan resmi, Minggu (18/10).

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir menyatakan pemerintah tidak akan memberikan patokan harga vaksin corona.
ADVERTISEMENT
Penetapan harga akan diserahkan kepada penjual untuk jenis vaksin mandiri. Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan vaksin gratis selain vaksin mandiri. Vaksin corona di Indonesia gratis ini sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah, sedangkan vaksin mandiri menjadi tanggung jawab masyarakat.(RN)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020