Konten dari Pengguna

Dampak Perbedaan Iklim di Daerah Tropis Subtropis dan Kutub

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dampak perbedaan iklim di daerah tropis subtropis dan kutub. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dampak perbedaan iklim di daerah tropis subtropis dan kutub. Foto: Pexels

Iklim merupakan faktor utama yang memengaruhi kehidupan di berbagai belahan dunia. Iklim suatu tempat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lintang, medan dan ketinggian yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya.

Perbedaan faktor-faktor tersebut menyebabkan perbedaan iklim sepanjang tahun untuk daerah tropis, subtropis hingga kutub. Untuk mengetahui dampak perbedaan iklim di daerah tropis, subtropis, dan kutub, simak informasinya di bawah ini.

Dampak Perbedaan Iklim di Daerah Tropis Subtropis dan Kutub

Ilustrasi dampak perbedaan iklim di daerah tropis subtropis dan kutub. Foto: Pexels

Iklim merupakan keadaan udara rata-rata pada wilayah yang relatif luas dan waktu yang lama, serta sifatnya relatif tetap. Iklim dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam, yakni tropis, subtropis, dan kutub.

Perbedaan kondisi iklim di daerah tropis, subtropis, dan kutub menciptakan dampak yang beragam, baik terhadap lingkungan, ekosistem, maupun kehidupan manusia.

1. Dampak terhadap Karakteristik Iklim

Pembagian iklim menjadi tropis, subtropis, dan kutub didasarkan atas perbedaan garis lintang di permukaan bumi. Hal ini menyebabkan tiap iklim memiliki karakteristik yang berbeda.

Mengutip buku Geografi SMA/MA untuk Kelas X oleh Amir Khosism dan Kun Marlina Lubis, berikut perbedaan karakteristik iklim di berbagai daerah tropis, subtropis, dan kutun.

- Daerah Tropis

Iklim tropis terdapat di kawasan garis katulistiwa. Iklim ini menempati suatu wilayah yang terletak antara 23,5° lintang utara dan selatan. Ciri iklim tropis, yaitu mempunyai suhu harian yang tinggi, kelembapan udara yang tinggi, dan curah hujan yang tinggi.

- Daerah Subtropis

Iklim ini menempati suatu wilayah yang terletak antara lintang 23,5° - 40°, baik di belahan bumi utara maupun belahan bumi selatan. Daerah ini memiliki karakteristik seperti tekanan udara yang selalu tinggi dan kering. Oleh sebab itu, pada wilayah ini banyak dijumpai gurun pasir dan sabana.

- Daerah Kutub

Daerah yang beriklim dingin atau kutub menempati suatu wilayah yang terletak antara lintang 66,5° - 90°, baik di belahan bumi utara maupun belahan bumi selatan.

Ciri utamanya adalah mempunyai suhu udara yang sangat dingin sehingga hampir sepanjang tahun ditemukan es akibat rendahnya temperatur.

Baca Juga: Jenis Burung Hantu yang Bisa Dipelihara dan Karakteristiknya

2. Dampak terhadap Lingkungan dan Ekosistem

Perbedaan iklim juga berpengaruh pada keadaan tumbuh-tumbuhan, serta makhluk hidup ada di habitatnya. Perbedaan ini juga menyangkut tantangan yang dihadapi makhluk hidup di daerah tersebut.

- Daerah Tropis

Derah tropis menciptakan rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna di dunia. Kondisi hangat dan lembap menciptakan ekosistem yang kaya dan beragam.

- Daerah Subtropis

Daerah dengan iklim subtropis memiliki empat musim dalam satu tahun. Keempat musim tersebut adalah musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi.

Transisi antara musim-musim ini di daerah subtropis menyebabkan perubahan pola migrasi hewan, adaptasi tanaman, dan kondisi kehidupan manusia.

- Daerah Kutub

Perbedaan iklim mengakibatkan perbedaan keadaan lingkungan. Hal ini membuat jenis makhluk hidup yang berbeda pula. Flora dan fauna di daerah tropis lebih bervariasi ketimbang flora dauna di daerah beriklim dingin. Hanya ada beberapa jenis tumbuhan atau hewan yang mampu bertahan hidup di daerah kutub.

(SA)