Konten dari Pengguna

Faktor Penyebab Integrasi Sosial dalam Kehidupan Dapat Terwujud

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi integrasi sosial, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi integrasi sosial, sumber foto: https://www.pexels.com/

Dalam masyarakat pasti menginginkan kehidupan bermasyarakat yang aman, tenteram, damai, dan terhindar dari berbagai pertentangan atau konflik. Dalam masyarakat multikulutal, kehidupan bermasyarakat yang diinginkan tersebut dapat terwujud jika kita dapat menyatukan berbagai kemajemukan atau integrasi dalam masyarakat. Lalu, apa itu integrasi dan integrasi sosial dalam kehidupan dapat terwujud dengan adanya?

Pengertian Integrasi Sosial

Dikutip dari buku Pasti Bisa Sosiologi, Tim Ganesha Operation (2017: 83) dijelaskan bahwa bersatunya perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat multikultural bertujuan untuk membawa masyarakat ke arah integrasi. Kenyataannya, kemajemukan kelompok-kelompok sosial dalam proses perkembangannya menghasilkan persilangan, tumpang tindih, pembauran, integrasi, dan konflik. Hasil dari proses perkembangan tersebut merupakan konsekuensi dari terjadinya interaksi sosial, tindakan sosial, dan sebagainya.

Pengertian integrasi sosial adalah suatu proses penyatuan antara dua unsur atau lebih yang mengakibatkan terciptanya suatu keinginan yang berjalan dengan baik dan benar. Jika kita masukan kedalam kehidupan sosial, integrasi sosial diartikan sebagai suatu proses mempertahankan kelangsungan hidup masyarakat sebagai suatu sistem.

Faktor yang Memengaruhi Integrasi Sosial

Ilustrasi integrasi sosial, sumber foto: https://www.pexels.com/

Dalam proses terjadinya integrasi sosial ada beberapa faktor yang memengaruhinya sehingga menyebabkan suatu integrasi sosial dapatberlangsung dengan cepat atau lambat. Faktor tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Homogenitas kelompok. Integrasi sosial akan mudah terjadi dalam masyarakat dengan tingkat kemajemukan rendah. Sebaliknya, integrasi akan sulit dicapai dalam masyarakat majemuk. Artinya, semakin homogen suatu kelompok, maka semakin mudah proses integrasi terjadi.

  2. Besar kecilnya kelompok. Masyarakat dalam kelompok kecil akan lebih mudah mencapai integrasi. Hal tersebut disebabkan oleh hubungan sosial antar anggota yang cenderung intensif dan berjalan dengan cepat.

  3. Mobilitas geografis, proses integrasi sosial akan sulit terjadi apabila anggota masyarakat sering datang dan pergi. Sebaliknya, masyarakat dengan mobilitas rendah dapat mempercepat proses integrasi sosial.

  4. Efektivitas komunikasi, efektivitas komunikasi yang baik dapat mempercepat proses integrasi sosial. Semakin efektif komunikasi yang dilakukan oleh anggota masyarakat, maka semakin cepat pula integrasi akan terjadi. Begitupun sebaliknya.

Demikian jawaban dari integrasi sosial dalam kehidupan dapat terwujud dengan adanya berbagai faktor dalam masyarakat. (WWN)