Fenomena Alam Membengkoknya Ujung Batang pada Peristiwa Fototropisme

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meskipun tidak seaktif dan secepat makhluk hidup yang lain, tumbuhan juga melakukan gerak. Gerak pada tumbuhan hanya dilakukan oleh bagian tertentu saja, misalnya bagian ujung tunas, ujung akar, atau pada bagian daun.
Tropisme merupakan salah satu gerak tumbuhan atau gerak pada bagian tertentu dari tumbuhan, seperti cabang, daun, kuncup bunga, atau sulurnya. Arah gerak tropisme dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Apabila gerakannya menuju ke arah rangsangan, gerak tersebut disebut tropisme positif, sedangkan apabila gerakannya menuju menjauhi arah rangsangan, gerak tersebut disebut tropisme negatif.
Gerak tropisme ada bermacam-macam, seperti fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, kemotropisme, dan tigmotropisme. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut gerak fototropisme.
Fenomena Alam Membengkoknya Ujung Batang pada Peristiwa Fototropisme
Dikutip dari buku Biologi VIII untuk Sekolah Menengah Pertama dan MTs yang ditulis oleh Agung Wijaya (2008: 142), peristiwa fototropisme adalah gerak tropisme akibat rangsangan cahaya. Contoh gerak fototropisme positif dapat dilihat pada ujung batang tumbuhan kecambah yang selalu bergerak ke arah cahaya, seangkan fototropisme negatif umumnya terjadi pada gerak tumbuh ujung akar yang menjauhi cahaya.
Untuk membuktikan adanya gerak fototropisme pada tumbuhan, letakkan pot yang berisi tanaman kacang hijau di tempat yang hanya memperoleh cahaya matahari dari satu arah. Kemudian amati arah pergerakannya selama seminggu (siramlah tanaman setiap hari).
Setelah memahami pembelajaran mengenai fototropisme, berikut adalah contoh soal fototropisme agar kamu semakin lebih paham.
Membengkoknya ujung batang pada peristiwa fototropisme karena...
a. Sel sel batang yang tidak terkena sinar tumbuh lebih lambat dari sel sel batang yang terkena sinar, sehingga membengkok
b. Sel sel batang yang terkena sinar tumbuh lebih panjang dari sel sel batang yang terkena sinar, sehingga membengkok
c. Sel sel batang yang tidak terkena sinar tumbuh lebih pendek dari sel sel batang yang terkena sinar, sehingga membengkok
d. Sel sel batang yang tidak terkena sinar tumbuh lebih cepat dari sel sel batang yang terkena sinar, sehingga membengkok
Jawaban:
d. membengkoknya ujung batang pada fototropisme karena sel-sel batang yang tidak terkena sinar tumbuh lebih cepat dari sel-sel batang yang terkena sinar matahari, sehingga membengkok.
Semoga informasi fenomena alam ini bermanfaat! (CHL)
